Jayapura, Papuaterdepan.com Pemerintah Kota Jayapura terus mendorong penguatan inovasi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan pembinaan inovasi daerah yang diikuti seluruh perangkat daerah di Kota Jayapura. Kegiatan itu diharapkan mampu melahirkan berbagai terobosan baru yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih efektif dan efisien.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan inovasi merupakan salah satu kunci penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat.
Menurut dia, aparatur pemerintah dituntut untuk tidak hanya menjalankan program secara rutin, tetapi juga mampu menghadirkan gagasan dan solusi kreatif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai inovasi daerah yang nantinya dapat diterapkan di masing-masing perangkat daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya saat membuka kegiatan pembinaan inovasi daerah di Jayapura, Selasa,(23/6).
Ia menjelaskan, tantangan pembangunan yang semakin kompleks membutuhkan kerja sama seluruh perangkat daerah agar setiap program yang dijalankan dapat saling mendukung dan menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Karena itu, pemerintah kota mendorong terciptanya budaya kolaborasi antarsektor sehingga setiap inovasi yang lahir tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi pembangunan daerah secara menyeluruh.
Menurut Abisai, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya program yang dijalankan, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah dalam mengelola data dan informasi secara akurat.
Data yang valid, kata dia, menjadi fondasi penting dalam proses perencanaan, pengambilan kebijakan, hingga evaluasi program pembangunan.
“Dengan data yang baik, pemerintah dapat menentukan kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai penghargaan dan capaian yang telah diraih Kota Jayapura selama ini harus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur pemerintah untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi, mengatakan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat kapasitas daerah dalam mengembangkan inovasi.
Menurut dia, materi yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari inovasi tata kelola pemerintahan hingga inovasi yang berkaitan dengan penanganan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang diberikan dan mengimplementasikannya dalam tugas masing-masing sehingga mampu menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Robby menilai pengembangan inovasi daerah harus didukung dengan koordinasi yang kuat antarlembaga serta kesiapan data yang memadai. Oleh karena itu, seluruh OPD didorong untuk memperkuat sinergi dalam menyusun berbagai program dan dokumen pendukung yang dibutuhkan.
Menurutnya, inovasi tidak hanya menjadi indikator keberhasilan pemerintah daerah, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan efektivitas pelayanan serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.
Pemerintah Kota Jayapura berharap pembinaan tersebut dapat memperkuat budaya inovasi di lingkungan birokrasi sehingga setiap perangkat daerah mampu menghadirkan program-program yang kreatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui penguatan inovasi daerah, pemerintah optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat dan pembangunan di Kota Jayapura dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berkelanjutan.(Gita)









