Kemenag Papua Resmi Luncurkan Kampung Zakat di Skouw Sae

- Redaksi

Rabu, 20 November 2024 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura,-  Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua secara resmi meluncurkan Kampung Zakat di Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada Senin (20/11/2024)

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat secara terintegrasi, melibatkan berbagai pihak seperti Pemerintah Kota Jayapura, BAZNAS Papua, LAZ As-Salam, Dompet Dhuafa Papua, Rumah Zakat, LAZISMU, dan Baitul Mal Hidayatullah.

Kepala Kanwil Kemenag Papua, Pdt. Klemen Taran, S.Ag, menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi ’pilot project’ untuk wilayah lain di Papua.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Soroti Kinerja Humas: Harus Proaktif, Jangan Tunggu "Api" Membesar

“Kampung Zakat diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi, sosial, dan spiritual. Tidak hanya untuk satu kalangan saja, tetapi bagi semua yang ada di komunitas Kampung Skouw Sae,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini juga mencakup peningkatan pendidikan, sosial, ekonomi, dan keagamaan.

“Perhatian terhadap saudara kita yang kurang mampu ini ditopang dengan bantuan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi melalui produk-produk yang ditampilkan masyarakat, yang akan kami dukung penuh,” tambahnya.

Tokoh masyarakat Kampung Sae, Aser Lanta, menyampaikan apresiasinya kepada Kemenag Papua atas inisiatif pemberdayaan masyarakat melalui program Kampung Zakat.

Baca Juga :  Penyerahan Sertifikat Tanah Papua 2025: Kemenag Dukung Perlindungan Hak Ulayat

“Program ini sangat menarik karena inisiatifnya datang langsung dari jamaah Masjid Al-Aqsa Skouw Sae. Saya berharap semua lembaga bisa membuka diri dan menciptakan program yang mendukung warga,” kata Aser.

Dalam acara tersebut, LKC Dompet Dhuafa Papua menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui Aksi Layanan Sehat.

Sementara itu, LAZ As-Salam memperkenalkan produk lokal Kopi Pinang dan Abon Ikan Tuna sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.** (Ikbal Asra)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya