JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Ketua Klasis GKI Port Numbay, Pdt. Andris Tjoe, menegaskan pentingnya kemandirian gereja serta peningkatan kepedulian sosial sebagai fokus utama pelayanan pada tahun 2026. Hal itu disampaikan dalam Sidang Jemaat GKI Eden Base-G Tanjung Ria Tahun 2025, yang digelar Sabtu (29/11/2025).
Sidang jemaat tahun ini mengusung tema “Kasih Kristus Menggerakkan Kemandirian Gereja, Mewujudkan Keadilan, Perdamaian, dan Kesejahteraan.” Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian sidang penutup bagi 51 jemaat di lingkungan Klasis Port Numbay selama tahun pelayanan 2025.
“Kita menutup Tahun Kesehatan 2025 dan memasuki Tahun Kepedulian 2026. Fokus kita bukan hanya kepedulian terhadap sesama, tetapi juga terhadap lingkungan hidup sebagai bagian dari ciptaan Tuhan,” ujar Andris.
Ia menuturkan bahwa seluruh program yang telah disusun pada 2025 akan diteruskan dan diperdalam pada 2026. Jemaat-jemaat menjadi pelaksana langsung, sementara klasis memberikan pendampingan.
“Kami mendorong setiap keluarga membangun mezbah keluarga, menjaga anak-anak, dan menyambut Natal dengan damai hingga memasuki Tahun Rahmat Tuhan 2026,” katanya.
Di tahun pelayanan mendatang, Klasis Port Numbay juga memberi perhatian khusus pada isu sosial seperti HIV/AIDS, masyarakat yang terpinggirkan, serta pemeliharaan alam. Andris berharap hadir pemimpin gereja yang bijaksana dan mampu menopang program-program tersebut.
Badan Pekerja Klasis Port Numbay turut mengapresiasi seluruh pelayan firman, majelis, dan panitia yang terlibat dalam pelayanan sepanjang 2025. “Terima kasih atas tugas dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Tuhan memberkati kita semua. Shalom,” ujarnya.
Lima Rayon Ikut Sidang Jemaat ke-28
Ketua Panitia, Christomas Noboba, menjelaskan bahwa Sidang Jemaat ke-28 Tahun 2025 diikuti utusan dari lima rayon, yakni Tiberias, Siroko, Siloam, Alfa Omega, dan Abarra. Majelis jemaat dan unsur badan pelayanan jemaat juga turut hadir.
“Sidang ini bertujuan mengevaluasi program 2025 dan menetapkan proyeksi anggaran serta kegiatan pelayanan untuk 2026. Kami berharap hasil sidang dapat mendorong peningkatan kualitas persekutuan dan kepedulian gereja terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Christomas.
Sidang berlangsung satu hari di GKI Eden Base-G Tanjung Ria dan berjalan lancar.(Redaksi)









