Klemens Taran: pegawai Kementerian Agama harus jadi contoh dalam kedisiplinan dan berinovasi

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com , Jayapura-Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menggelar kegiatan “Penetapan Agen Perubahan di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua” di aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua,pada Senin (4/11/2024).

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran menyampaikan kepada para pegawai mengenai komitmen sebagai agen perubahan dan peningkatan budaya kerja.

“Sebagai pegawai Kementerian Agama, kita harus menjadi contoh dalam kedisiplinan dan komitmen untuk membawa perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kehadiran dan disiplin pegawai sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi.

“Kehadiran yang konsisten dan disiplin tinggi adalah kunci agar kita bisa mencapai target-target organisasi dengan maksimal,” tegasnya.

Kakanwil mengapresiasi Tim Manajemen Perubahan yang telah bekerja keras membentuk tim-tim agen perubahan untuk meningkatkan integritas dan kinerja pegawai.

“Kita semua harus hadir tepat waktu. Ini penting karena dalam kepercayaan kita, waktu adalah anugerah. Disiplin adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai abdi negara,” terangnya.

Baca Juga :  Kemenag Klemens Harap FKUB Papua Tengah menyusun program kerja berbasis kebutuhan masyarakat

Lebih lanjut, Kakanwil menyampaikan harapannya agar pegawai menjaga penampilan dan perilaku yang mencerminkan profesionalisme, termasuk mengenakan seragam yang sesuai saat bertugas. Ia juga menekankan bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri agar menjadi budaya kerja, bukan sekadar tuntutan administrasi.

“Jika kita hanya menunggu dorongan tanpa kemauan dari diri sendiri, maka perubahan itu akan bersifat sementara. Tetapi, jika perubahan sudah menjadi budaya, kita tidak memerlukan paksaan dari luar,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Manajemen Perubahan Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI), Sarono, melaporkan bahwa timnya telah melakukan seleksi terhadap 12 calon agen perubahan yang diusulkan oleh masing-masing bidang.

“Kami sudah melakukan pengamatan langsung untuk memastikan kehadiran dan disiplin. Namun, kami terkendala waktu untuk penilaian per individu. Akhirnya, kami melakukan penetapan secara umum,” ujarnya.

Sarono juga menjelaskan bahwa para agen perubahan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dengan inovasi yang berdampak positif terhadap budaya kerja di lingkungan Kementerian Agama Papua.

Baca Juga :  Melianus: Tidak ada Perbedaan dalam Menjaga Kedamaian

“Kami ingin mereka yang menjadi agen perubahan tidak sekadar formalitas, tetapi membawa proyek inovasi yang nyata, baik untuk lingkungan kerja maupun masyarakat sekitar,” tegasnya.

Penetapan Agen Perubahan di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Papua mengacu pada Surat Keputusan (SK) Kanwil Kemenag Provinsi Papua Nomor 685 Tahun 2024 tentang Penetapan Agen Perubahan.

Agen Perubahan yang telah ditetapkan, Sri Maryati, juga menyampaikan bahwa menjadi agen perubahan bukan hanya soal penunjukan, tetapi tentang bagaimana dapat bekerja dengan disiplin dan bertanggung jawab.

“Harapan saya, generasi muda di Kementerian Agama Papua lebih berinovasi dan disiplin sehingga kita bisa membawa perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat administrator, pejabat fungsional tertentu, pejabat fungsional umum, pejabat pelaksana, PPPK, dan tenaga honorer di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Papua.**(Rilis Humas Kemenag Papua)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya