Kakanwil Kemenag serahkan Studi Kelayakan Pembentukan Kanwil Kemenag di 3 DOB kepada Menteri Agama

- Redaksi

Minggu, 13 Juli 2025 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com, Jakarta, -Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, menyerahkan dokumen studi kelayakan pembentukan Kantor Wilayah Kementerian Agama di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) kepada Menteri Agama (Menag) RI, Nazaruddin Umar, di Jakarta, Senin (07/7/2025).

Ketiga provinsi hasil pemekaran yang diusulkan untuk memiliki Kanwil tersendiri adalah Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Klemens Taran menyampaikan bahwa saat ini Kanwil Kemenag Papua masih membawahi empat provinsi. Akibatnya, pelayanan umat beragama dan pendidikan keagamaan masih sangat terpusat di Kota Jayapura.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua: Tugas di Pedalaman Bukan Hukuman, Tapi Pembentukan Karakter

“Percepatan pembentukan Kanwil di tiga DOB ini menjadi penting agar pelayanan dapat lebih merata dan menjangkau seluruh wilayah”, ujar Kakanwil.

Sementara itu Menteri Agama yang hadir didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, serta Staf Ahli Menteri Agama, Andi Salman Manggalantung, menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan inisiatif dari jajaran Kemenag Papua.

Baca Juga :  Dari Tanah Suci, Menag imbau Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2024

Menag menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti melalui koordinasi lintas kementerian.

Kamaruddin Amin menyampaikan bahwa secara prinsip Kementerian Agama mendukung pembentukan satuan kerja (satker) baru.

“Kami akan melakukan koordinasi dengan Biro Ortala Kemenag, serta menjadwalkan pertemuan dengan Kementerian PAN-RB dan Kementerian Keuangan, mengingat pembentukan satker ini erat kaitannya dengan struktur organisasi dan alokasi anggaran,”pungkansya.**(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya