Luluskan Delapan Siswa, Nava Dhammasekha Numbay Gaungkan Pendidikan Inklusif untuk Semua Anak

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Di tengah berkembangnya kebutuhan akan pendidikan yang tidak hanya menekankan kecerdasan akademik, Nava Dhammasekha Numbay kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan menghargai keberagaman. Hal itu ditandai dengan penamatan delapan siswa angkatan keempat yang berlangsung di Gedung Numbay, Entrop, Kota Jayapura, Kamis (11/6/2026).

Prosesi penamatan menjadi momen istimewa bagi sekolah yang selama ini mengusung konsep pendidikan universal dan terbuka bagi seluruh anak tanpa memandang latar belakang agama, suku, maupun budaya.

Ketua Yayasan Numbay Santi Jaya, Jasmani, mengatakan perjalanan membangun lembaga pendidikan usia dini tersebut tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun dengan dukungan yayasan, tenaga pendidik, serta orang tua murid, sekolah terus berkembang dan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

Menurutnya, keberhasilan meluluskan angkatan keempat merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang memiliki komitmen sama dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Papua.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Keterbatasan yang ada tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu,” ujarnya.

Jasmani menegaskan bahwa Nava Dhammasekha Numbay bukan sekolah agama, melainkan lembaga pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan. Karena itu, sekolah menerima peserta didik dari berbagai latar belakang keyakinan.

Baca Juga :  MACE for PW ajak masyarakat Jayapura Senam Manyala

Ia berharap masyarakat semakin memahami konsep pendidikan yang diterapkan sekolah tersebut dan tidak ragu menyekolahkan anak-anak mereka di lingkungan yang mengedepankan toleransi serta persatuan.

Sementara itu, Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua, Sarono, menjelaskan bahwa keberagaman peserta didik menjadi salah satu kekuatan utama sekolah. Menurutnya, siswa yang belajar di Nava Dhammasekha berasal dari berbagai agama dan tumbuh bersama dalam suasana saling menghormati.

Lebih dari sekadar mengajarkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, sekolah juga fokus membentuk karakter anak sejak usia dini.

“Anak-anak perlu dibangun tidak hanya kecerdasannya, tetapi juga sikap, etika, dan kebiasaan baik yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” kata Sarono.

Ia menilai pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat.

Pandangan serupa disampaikan Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Mawuar Rollo. Ia menegaskan bahwa masa usia dini merupakan periode paling menentukan dalam proses tumbuh kembang anak.

Baca Juga :  Kemenag RI Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Bimas Kristen di Tanah Papua

Menurutnya, kualitas pendidikan dasar akan sangat berpengaruh terhadap kemampuan anak pada jenjang pendidikan berikutnya. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan usia dini tidak boleh dianggap sepele.

“Fondasi yang kuat harus dibangun sejak awal. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan yang baik sejak dini akan lebih siap menghadapi proses belajar di masa mendatang,” ujarnya.

Nerlince juga mengapresiasi keberadaan Nava Dhammasekha Numbay yang turut memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Kota Jayapura. Ia bahkan menyatakan kesiapannya membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi agar anak-anak tetap bisa memperoleh layanan pendidikan.

Suasana penamatan berlangsung semarak dengan berbagai penampilan siswa yang menunjukkan hasil pembelajaran selama satu tahun terakhir. Mulai dari tarian, nyanyian, hingga kemampuan membaca dan berbahasa ditampilkan di hadapan orang tua dan tamu undangan.

Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan usia dini yang berorientasi pada karakter, kreativitas, dan toleransi mampu membentuk anak-anak yang percaya diri serta siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.(Rilis)

Berita Terkait

SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru
BAZNAS Papua Bersiap Masuki Era Kepemimpinan Baru, Lima Nama Resmi Ditetapkan
Perebutan Kursi Wakil Bupati Nduga Kembali Bergulir, Tim Maniap Kogoya Minta Proses Diulang
BULOG dukung percepatan pengembangan lumbung pangan nasional di Merauke
Bakti Sosial dan Nobar Piala Dunia Jadi Ajang Pererat Persaudaraan di Skouw Sae
Kepala Suku Sembra Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Tobati-Enggros
BMP RI Gelar Konvoi Merah Putih dan Bakti Sosial untuk Warga Jayapura
Muharram Jadi Momentum Muhasabah, ASN Kemenag Papua Diajak Perkuat Salat dan Integritas

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:14 WIB

SMPN 2 Jayapura Gandeng Orang Tua dalam MPLS Ramah, Perkuat Adaptasi dan Karakter Siswa Baru

Senin, 6 Juli 2026 - 06:53 WIB

BAZNAS Papua Bersiap Masuki Era Kepemimpinan Baru, Lima Nama Resmi Ditetapkan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:23 WIB

Perebutan Kursi Wakil Bupati Nduga Kembali Bergulir, Tim Maniap Kogoya Minta Proses Diulang

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:22 WIB

BULOG dukung percepatan pengembangan lumbung pangan nasional di Merauke

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:24 WIB

Kepala Suku Sembra Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Tobati-Enggros

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya