Pemkot Jayapura Dukung Pelatihan Dokter Kecil Dompet Dhuafa di 20 Sekolah

- Redaksi

Senin, 16 Juni 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa dari 20 SD di Kota Jayapura mengikuti sesi awal pelatihan dokter kecil yang digelar LKC Dompet Dhuafa Papua di Aula Kemenag Kota Jayapura, Senin, 16 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Anak Indonesia Sehat”. Foto: Ikbal Asra

Siswa dari 20 SD di Kota Jayapura mengikuti sesi awal pelatihan dokter kecil yang digelar LKC Dompet Dhuafa Papua di Aula Kemenag Kota Jayapura, Senin, 16 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Anak Indonesia Sehat”. Foto: Ikbal Asra

Papuaterdepancom, Jayapura – Sebanyak 40 siswa dari 20 sekolah dasar di Kota Jayapura mengikuti pelatihan dokter kecil yang digelar Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Papua pada 16–17 Juni 2025 di Aula Kemenag Kota Jayapura. Kegiatan ini didukung Pemerintah Kota Jayapura dan bertujuan membentuk kader kesehatan sekolah melalui program “Anak Indonesia Sehat”.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah Kota Jayapura karena sejalan dengan visi dan misi Wali Kota Jayapura. Anak-anak ini dilatih agar menjadi agen perubahan yang menularkan kebiasaan hidup sehat kepada teman-temannya,” kata Awarawi, Asisten III Sekretaris Daerah Kota Jayapura, usai membuka kegiatan, Senin, 16 Juni 2025.

Baca Juga :  HUT RI ke-80, Pemkot Jayapura Apresiasi LKC Dompet Dhuafa Papua

Menurut Awarawi, pelatihan tersebut tidak hanya membentuk kedisiplinan anak sejak dini, tetapi juga bisa memunculkan cita-cita baru. “Harapan kami, dari pelatihan ini kelak akan lahir dokter-dokter sungguhan. Dasarnya sudah dibentuk hari ini,” ujarnya.

Koordinator LKC Dompet Dhuafa Papua, Tumijan, menjelaskan bahwa program ini menitikberatkan pada penguatan empat pilar kesehatan, yaitu perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan umum, gizi seimbang, serta kesehatan gigi dan mulut. Para peserta juga dibekali edukasi bahaya penyalahgunaan obat oleh BNN Provinsi Papua, serta pengenalan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan dasar pertolongan pertama.

Baca Juga :  Bersih Rumah Ibadah, Kemenag Papua Gaungkan Semangat Toleransi

“Anak-anak ini kami latih sebagai perpanjangan tangan tenaga kesehatan di sekolah. Mereka bisa memberikan respons awal jika ada kejadian seperti teman jatuh atau pingsan, apalagi ketika guru tidak berada di tempat,” kata Tumijan.

Dompet Dhuafa Papua juga melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan siswa setelah pelatihan. “Kami melakukan evaluasi berkala dan survei dampak untuk mengukur perubahan perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Berita Terkait

TNI AL Hadirkan Kampung Bahari Nusantara untuk Sejahterakan Warga Pesisir Papua
Bakti Kesehatan Lanal Biak, Wujud Kepedulian Prajurit Laut untuk Masyarakat
Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Pos Sehat Tangani Penyakit Tidak Menular
Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Dorong ASI Eksklusif Cegah Stunting
HUT RI ke-80, Pemkot Jayapura Apresiasi LKC Dompet Dhuafa Papua
Kemenag Dukung Cek Kesehatan Gratis bagi 12,5 Juta Siswa Lintas Agama
KUH KJRI: 40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi
Cegah Penyalahgunaan Obat, Dompet Dhuafa Papua Latih Guru UKS

Berita Terkait

Rabu, 24 September 2025 - 16:23 WIB

TNI AL Hadirkan Kampung Bahari Nusantara untuk Sejahterakan Warga Pesisir Papua

Selasa, 9 September 2025 - 20:01 WIB

Bakti Kesehatan Lanal Biak, Wujud Kepedulian Prajurit Laut untuk Masyarakat

Minggu, 24 Agustus 2025 - 19:11 WIB

Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Pos Sehat Tangani Penyakit Tidak Menular

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:06 WIB

Dompet Dhuafa Papua Latih Kader Dorong ASI Eksklusif Cegah Stunting

Minggu, 17 Agustus 2025 - 17:14 WIB

HUT RI ke-80, Pemkot Jayapura Apresiasi LKC Dompet Dhuafa Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya