Perkuat Lumbung Pangan Timur, Bulog Papua Dorong Sinergi Lahan dan Fasilitas

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Papua menilai keberhasilan program cetak sawah baru di Papua sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur pendukung, terutama fasilitas pascapanen, agar hasil produksi petani dapat terserap secara optimal.

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, di Jayapura, mengatakan pengembangan lahan pertanian harus dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pembukaan lahan hingga pengolahan hasil panen.

Menurut dia, tanpa dukungan sarana seperti alat pengering dan penggilingan padi, peningkatan produksi justru berisiko tidak memberikan manfaat maksimal bagi petani.

“Kalau panen meningkat tapi tidak didukung fasilitas, kualitas hasil bisa turun dan penyerapan jadi tidak optimal. Ini yang harus diantisipasi sejak awal,” katanya, di Jayapura, Jumat (24/4/2026)

Ia menjelaskan, keberadaan infrastruktur pascapanen tidak hanya menjaga mutu gabah, tetapi juga berperan penting dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani. Dengan fasilitas yang memadai, petani memiliki waktu dan posisi tawar yang lebih baik dalam menjual hasil panennya.

Baca Juga :  Wujudkan Tata Kelola Bersih, Itjen Kemenag Gelar "Entry Meeting" Reviu PIPK 2026

Bulog, lanjut Mustari, siap berperan sebagai penyerap utama hasil produksi melalui skema Cadangan Beras Pemerintah (CBP), namun membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar rantai produksi hingga distribusi berjalan lancar.

Di sisi lain, ia mengungkapkan bahwa capaian stok pangan nasional saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Stok Cadangan Beras Pemerintah telah mencapai sekitar 5 juta ton secara nasional.

“Ini merupakan hasil kerja bersama dalam memperkuat ketahanan pangan. Capaian ini akan terus kita dorong agar semakin meningkat,” ujarnya.

Mustari menambahkan, Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian, terutama di wilayah selatan seperti Merauke yang selama ini menjadi sentra produksi padi.

Menurut dia, jika program cetak sawah dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang memadai, maka wilayah tersebut dapat berkembang menjadi lumbung pangan utama di kawasan timur Indonesia.

Baca Juga :  Jelang Natal, Mahasiswa Intan Jaya Dapat Bantuan Sembako dari Ondofolo Waena

Untuk memastikan penyerapan berjalan efektif, Bulog Papua juga telah menurunkan petugas ke lapangan guna memantau proses panen dan menjalin komunikasi langsung dengan petani.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah praktik penjualan hasil panen dengan harga rendah serta memastikan produksi petani dapat masuk ke sistem penyerapan resmi.

Mustari optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, Bulog, dan petani, program pengembangan lahan pertanian di Papua tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memperkuat sistem distribusi dan menjaga stabilitas pangan secara berkelanjutan.

“Kalau seluruh ekosistem berjalan bersama, mulai dari produksi hingga distribusi, maka manfaatnya akan langsung dirasakan petani dan ketahanan pangan kita semakin kuat,” katanya.(Redaksi)

Berita Terkait

Yonif TP 810/Bemare Gelar Ngobras, Pererat Silaturahmi dengan Warga Doyo Lama
Layani Warga Kampung Sosiri, Yonif TP 810/BEM Gelar Pengobatan Gratis
Dialog Adat Pemuda Damai Papua, Billy Kreeuw Tekankan Pentingnya Toleransi
Pemuda Yoka Nyatakan Sikap Tolak Kekerasan, Serukan Papua Tetap Damai
Yonif TP 810/BEM Perkuat Keamanan di Doyo Baru, Patroli Jadi Sarana Dekatkan Diri dengan Masyarakat
Dari Lapangan Sekolah di Sentani, Yon TP 810 Bangun Karakter Generasi Muda Papua
Pengurus BMP Mamberamo Raya Dilantik, Siap Kawal Program Pembangunan
Kemenag Supiori Perkuat Pendampingan Pasien Melalui Pelayanan Rohani

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Yonif TP 810/Bemare Gelar Ngobras, Pererat Silaturahmi dengan Warga Doyo Lama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Layani Warga Kampung Sosiri, Yonif TP 810/BEM Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Dialog Adat Pemuda Damai Papua, Billy Kreeuw Tekankan Pentingnya Toleransi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Pemuda Yoka Nyatakan Sikap Tolak Kekerasan, Serukan Papua Tetap Damai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Keamanan di Doyo Baru, Patroli Jadi Sarana Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya