Pesparawi ke-XIV Se-Tanah Papua di Keerom memuji dan memuliahkan nama tuhan

- Redaksi

Selasa, 3 Desember 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan,Keerom,- Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Se-Tanah Papua ke-XIV di Gedung Olahraga Gergure Kensuwri, Kabupaten Keerom, resmi dibuka
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Pdt. Dr. Amsal Yowei, dengan pemukulan tifa, pada Senin, (02/12/2024).

Pesparawi kali ini mengusung tema “Pujilah Tuhan, Hai Jiwaku” (Mazmur 103:22d) dengan subtema “Suarakan Damai di Batas Timur Negeri untuk Indonesia.”

Dalam sambutan Menteri Agama yang dibacakan oleh Pdt. Amsal Yowei mengatakan rasa syukur atas terselenggaranya Pesparawi sebagai ajang untuk mempererat persaudaraan, memuliakan Tuhan, dan menyampaikan pesan damai dari Papua ke seluruh Indonesia.

“Melalui tema Pujilah Tuhan, Hai Jiwaku, kita diajak untuk senantiasa bersyukur dan memuji Tuhan atas rahmat-Nya, terutama bagi Tanag Papua yang diberkahi dengan kekayaan budaya dan alam yang luar biasa,” ujar Amsal Yowei.

“Sub tema “Suarakan Damai di Batas Timur Negeri untuk Indonesia” menyampaikan pesan harmoni. Pesparawi ini bukan hanya menciptakan keindahan musik, tetapi juga menggambarkan kehidupan yang penuh kedamaian. Semoga kegiatan ini mempererat persaudaraan, menumbuhkan toleransi, dan menjaga persatuan Indonesia,” lanjutnya.

Amsal Yowei juga memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Keerom atas upaya mereka dalam mempersiapkan acara ini.

Baca Juga :  Kemenag Papua Dukung Pengembangan Kota Wakaf untuk Perkuat Ekonomi Umat

Pj. Gubernur Papua, Ramses Limbong, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di Papua, meskipun Pesparawi Nasional mendatang akan diikuti oleh masing-masing provinsi.

“Persaudaraan kita harus tetap terjalin, bahkan dengan adanya Pesparawi di tingkat provinsi,” ungkap Limbong.

Ia juga menggarisbawahi dua dimensi penting dalam Pesparawi: dimensi horizontal yang berfokus pada komunikasi sosial antar umat, serta dimensi vertikal yang memperkuat hubungan iman dengan Tuhan.

Limbong juga mengingatkan generasi muda bahwa tanpa iman yang kuat, masa depan tidak akan berdampak. Ia berharap Pesparawi ini dapat menginspirasi masyarakat Papua untuk memuji Tuhan dan menjadikan iman sebagai dasar kesatuan hidup.

Ketua LPPD Provinsi Papua, Ellia Loupatty, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini, khususnya pemerintah dan masyarakat Keerom sebagai tuan rumah.

“Kami bangga melihat semangat peserta, meskipun tantangan biaya dan jarak menjadi hambatan,” ujar Loupatty. Ia juga menekankan pentingnya kualitas penampilan dan berharap agar kompetisi ini berjalan dengan adil dan transparan.

Loupatty mengapresiasi keterlibatan juri dari Korea Selatan dan mengusulkan lebih banyak juri lokal di masa depan.
Loupatty melaporkan bahwa selain lomba utama, acara ini juga diisi dengan lomba Cerdas Cermat Alkitab dan tarian tradisional. Ia berharap Pesparawi ke-XIV tidak hanya menjadi ajang untuk memuliakan Tuhan, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan dan mempersiapkan generasi muda Papua untuk masa depan yang lebih baik.

Baca Juga :  DPD KNPI Papua Sambut Baik Kehadiran Pj Gubernur Agus Fatoni

Ketua Umum Pesparawi, Piter Gusbager, yang juga merupakan Bupati Keerom, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membuat acara ini sukses, meskipun diselenggarakan di tahun politik. Ia berharap lomba dapat berjalan lancar hingga penutupan pada 8 Desember 2024, yang bertepatan dengan Minggu Kedua Masa Advent.

Gusbager juga menambahkan bahwa Pesparawi ke-XIV menjadi ajang terakhir sebelum pemekaran wilayah Tanah Papua, menjadikannya momen kebersamaan yang istimewa.

Pesparawi ke-XIV diikuti oleh kabupaten-kabupaten di Tanah Papua, termasuk Kabupaten Mimika, Intan Jaya, Dogiyai, Deyai, Nabire, Puncak, Sarmi, Jayapura, Kota Jayapura, Jayawijaya, Biak Numfor, Tolikara, Yalimo, Paniai, Kepulauan Yapen, Supiori, Puncak Jaya, dan Keerom. Kontingen dari Kabupaten Supiori belum hadir pada saat pembukaan. Kegiatan ini akan ditutup dengan acara Natal bersama LPDP Se-Tanah Papua pada 8 Desember 2024.**(Rilis Humas Kemenag Papua)

Berita Terkait

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga
SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura
Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura
Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja
ASN Kemenag Papua Diingatkan Tak Menyerah Saat Hasil Kerja Belum Terlihat
Gema Selawat di Kemenag Papua, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Cinta Tanah Air
Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:36 WIB

Menko Pangan dan Dirut Bulog Turun ke Sorong, Pastikan Bantuan Beras Menjangkau Warga

Rabu, 2 September 2026 - 15:19 WIB

SK Wakil Bupati Nduga Diproses Saat Sengketa Berjalan, Tim Maniap Kogoya Desak Kemendagri Tahan Pengesahan

Rabu, 2 September 2026 - 15:05 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga Masuk Pokok Perkara, Maniap Kogoya Tantang Proses DPRK di PTUN Jayapura

Rabu, 2 September 2026 - 08:16 WIB

Esmeralda Genk di Balik Meriahnya Konser Wandra pada Gebyar Kemerdekaan di Jayapura

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Tiga Bulan Menjelang Akhir Tahun, ASN Kemenag Papua Diminta Tuntaskan Target Kerja

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya