Sekjen Kemenag Dukung Densus 88 Tangkap ASN Diduga Terlibat Terorisme

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUATERDEPAN.COM,JAKARTA,— Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin membenarkan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. ASN berinisial MZ, yang bertugas di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh, diduga terlibat dalam jaringan terorisme.

“Saya sudah menerima laporan dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh terkait penangkapan ASN dengan inisial MZ. Saya juga sudah membaca surat pemberitahuan resmi dari Densus 88 yang ditujukan kepada Kepala Kanwil,” kata Kamaruddin di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Baca Juga :  Dua MAN Insan Cendekia Masuk Ekosistem Sekolah Garuda, Pendidikan Madrasah Makin Kompetitif

Kamaruddin menegaskan, pihaknya mendukung langkah Densus 88 dalam penegakan hukum, namun tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. “Kita dukung penindakan yang dilakukan, tapi proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan dan prinsip keadilan,” ujarnya.

Saat ini, Kemenag menunggu keterangan resmi dari Densus 88 terkait detail kasus tersebut. Kamaruddin memastikan, Kemenag akan bersikap kooperatif bila diminta memberikan keterangan dalam proses hukum.

Sebagai kementerian yang menjadi leading sector penguatan moderasi beragama, Kemenag memandang serius dugaan keterlibatan ASN dalam aksi terorisme. “Keterlibatan ASN dalam gerakan terorisme tidak bisa ditoleransi. Kami akan menjatuhkan sanksi berat sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga :  Kemenag Akhiri Tugas Penyelenggaraan Haji dengan Capaian Indeks Kepuasan Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamaruddin menambahkan, Kemenag akan memperkuat program pencegahan paham radikal di lingkungan ASN melalui penguatan moderasi beragama dan internalisasi nilai cinta tanah air.

“Kepada seluruh ASN Kemenag, saya minta untuk terus meningkatkan semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI. Di sinilah kita lahir dan tumbuh, dan menjadi kewajiban kita untuk menjaganya hingga akhir hayat,” ujar Kamaruddin.(Rilis)

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru
Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan
PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai
PPSN VI Malang, Kakanwil Kemenag Papua Dorong Santri Jadi Duta Kemanusiaan dan Lingkungan
Lewat Jumat Berkah, Yonif TP 810/BEM Perkuat Silaturahmi dengan Warga
BMP RI dan Pemkot Jayapura Turun Tangan Pulihkan Wai Mhorock Pascabanjir, 150 Paket Sembako Disalurkan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 03:51 WIB

Santri Papua Diajak Wujudkan Pesantren Hijau, Aman, dan Bebas Perundungan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:05 WIB

PPSN VI Malang, Pemprov Papua Minta Santri Kenalkan Wajah Papua yang Toleran dan Damai

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya