Nabire,Papuaterdepan.com – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, secara resmi membuka kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) se-wilayah Meepago di Kabupaten Nabire, Jumat (6/3). Dalam arahannya, Klemens memberikan instruksi tegas terkait konsolidasi organisasi dan kedisiplinan pegawai.
Kegiatan ini dibuka secara simbolis dengan penabuhan tifa oleh Kakanwil, didampingi jajaran Kepala Bidang Kanwil Kemenag Papua serta para Kepala Kantor Kemenag tingkat kabupaten se-wilayah Meepago.
Tindak Tegas ASN dan PPPK Indisipliner
Di hadapan para pimpinan kantor daerah, Klemens menginstruksikan agar pengawasan terhadap kinerja dan kepatuhan pegawai diperketat tanpa pandang bulu.
“Bapak-bapak kepala kantor, penegasan saya adalah konsolidasi organisasi mesti diperkuat mulai hari ini. ASN yang malas-malas ditertibkan, dan PPPK yang tidak kerja betul ditertibkan,” tegas Klemens.
Selain kedisiplinan, Klemens juga menyoroti kelemahan manajemen waktu. Ia melarang keras kebiasaan menunda penyelesaian tugas, karena hal tersebut akan menghambat laju roda birokrasi di tingkat wilayah secara keseluruhan.
“Jangan membiasakan menunda pekerjaan hari ini untuk besok. Karena begitu Bapak/Ibu tunda, dampaknya akan terasa untuk Kanwil yang besar ini,” tekannya.
Ruang Solusi dan Interaksi Kepegawaian
Lebih lanjut, Kakanwil meminta seluruh pegawai untuk terus meningkatkan koordinasi, bersikap kooperatif terhadap atasan, dan selalu mematuhi pedoman administratif. Ia mendorong para peserta untuk proaktif memanfaatkan sesi panel bersama narasumber guna mencari solusi atas berbagai kendala kepegawaian.
“Seluruh pertanyaan yang terkait hak dan kewajiban, prosedur mutasi, dan hal-hal yang menjadi benang kusut selama ini bisa dijawab hari ini. Tanyakan langsung ke sumbernya,” ucap Klemens.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nabire yang mewakili seluruh Kepala Kantor se-Meepago, menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Kanwil Kemenag Papua. Ia berharap sinergi ini mampu menciptakan postur ASN yang lebih profesional.
“Semoga dengan kegiatan ini, kami bisa mendapatkan pembinaan ASN yang lebih baik dan berdampak positif pada pelayanan,” ujarnya.
Kegiatan pembinaan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai, Puncak Jaya, perwakilan Kemenag Intan Jaya, serta seluruh jajaran ASN Kementerian Agama se-wilayah Meepago.(Rilis)









