Tokoh Adat Papua Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu Kerusuhan Yalimo

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LPapua Tengah,Papuaterdepan.com,- Sejumlah tokoh adat Papua mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berkembang pascakerusuhan di Kabupaten Yalimo. Mereka menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan keamanan agar situasi tidak meluas ke daerah lain.

Kepala Suku Besar Yasuar, Itura Paramumba, mengingatkan warga untuk tetap tenang dan waspada dalam menyikapi berbagai informasi.

“Peristiwa di Yalimo tidak boleh memengaruhi masyarakat di daerah lain. Jangan mudah terprovokasi, tetap waspada, dan pahami situasi yang sebenarnya agar tidak dirugikan, khususnya bagi warga Nabire dan Papua Tengah,” katanya di Papua, Jumat (19/9).

Baca Juga :  Tokoh Muslim ajak warga Papua jaga suasana damai Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru

Kepala Suku Besar Damal Kabupaten Puncak, Benyamin Kiwak Magai, juga menegaskan masyarakat Papua harus berhati-hati terhadap berita bohong.

“Saya berharap warga di Papua Tengah, Kabupaten Puncak, dan Mimika tidak terjebak berita hoaks seperti yang terjadi di Yalimo. Provokasi hanya menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan komunitas,” ujarnya.

Senada, Kepala Suku Besar Papua Tengah, Melkias Keiya, meminta masyarakat waspada terhadap pihak luar yang bisa memanfaatkan situasi.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin: Biaya Haji 2025 Turun Jemaah hanya bayar Rp 55,43 Juta

“Jangan terpengaruh oleh pihak ketiga yang mencoba memicu tindakan tidak masuk akal. Mari kita jaga Papua tetap aman dan damai demi masa depan bersama,” katanya.

Para tokoh adat menilai menjaga persatuan dan ketenangan merupakan kunci untuk memastikan Papua tetap kondusif. Mereka berharap masyarakat terus mendukung pembangunan dan kesejahteraan dengan mengedepankan kedamaian.(Rilis)

Berita Terkait

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan
Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional
Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua
Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama
HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat
Kemenag Papua Ikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Pagu Minus TA 2025
Kemenag Papua Himpun Rp 150 Juta untuk Korban Bencana Aceh dan Sumut
Jelang Purna Tugas, Kabid Pendis Papua Tekankan Harmoni dan Disiplin Laporan Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:43 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:34 WIB

Kajati Papua Lantik Tiga Pejabat Eselon III, Tekankan Pengawasan Ketat dan Larangan Praktik Transaksional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:27 WIB

Kemenag Papua Tegaskan Harmoni Umat Beragama Jadi Modal Persatuan di Tanah Papua

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:03 WIB

Gubernur Papua dan Kemenag Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan Umat Beragama

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:46 WIB

HAB ke-80 Kemenag, Gubernur Papua Soroti Peran Strategis Kerukunan Umat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya