LPapua Tengah,Papuaterdepan.com,- Sejumlah tokoh adat Papua mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berkembang pascakerusuhan di Kabupaten Yalimo. Mereka menekankan pentingnya menjaga ketenangan dan keamanan agar situasi tidak meluas ke daerah lain.
Kepala Suku Besar Yasuar, Itura Paramumba, mengingatkan warga untuk tetap tenang dan waspada dalam menyikapi berbagai informasi.
“Peristiwa di Yalimo tidak boleh memengaruhi masyarakat di daerah lain. Jangan mudah terprovokasi, tetap waspada, dan pahami situasi yang sebenarnya agar tidak dirugikan, khususnya bagi warga Nabire dan Papua Tengah,” katanya di Papua, Jumat (19/9).
Kepala Suku Besar Damal Kabupaten Puncak, Benyamin Kiwak Magai, juga menegaskan masyarakat Papua harus berhati-hati terhadap berita bohong.
“Saya berharap warga di Papua Tengah, Kabupaten Puncak, dan Mimika tidak terjebak berita hoaks seperti yang terjadi di Yalimo. Provokasi hanya menimbulkan kerugian bagi diri sendiri dan komunitas,” ujarnya.
Senada, Kepala Suku Besar Papua Tengah, Melkias Keiya, meminta masyarakat waspada terhadap pihak luar yang bisa memanfaatkan situasi.
“Jangan terpengaruh oleh pihak ketiga yang mencoba memicu tindakan tidak masuk akal. Mari kita jaga Papua tetap aman dan damai demi masa depan bersama,” katanya.
Para tokoh adat menilai menjaga persatuan dan ketenangan merupakan kunci untuk memastikan Papua tetap kondusif. Mereka berharap masyarakat terus mendukung pembangunan dan kesejahteraan dengan mengedepankan kedamaian.(Rilis)









