Papua Pegunungan Konsolidasikan Program Pendidikan Dasar dan Menengah

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena, Papuaterdepan.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Pegunungan Lukas W. Kosay saat membuka kegiatan Konsolidasi Daerah Pendidikan Dasar dan Menengah di Aula Hotel Baliem Pilamo, Wamena, Selasa (10/3/2026).

Lukas hadir mewakili Gubernur Papua Pegunungan John Tabo. Dalam sambutan gubernur yang dibacakannya, ditegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan daerah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pendidikan adalah fondasi utama untuk membangun masa depan suatu daerah. Jika pendidikan kita kuat, maka sumber daya manusia kita juga akan kuat dan masa depan Papua Pegunungan akan semakin cerah,” kata Lukas membacakan sambutan gubernur.

Menurut dia, kegiatan konsolidasi tersebut menjadi ruang penting untuk menyatukan pemikiran, menyamakan langkah, serta memperkuat kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak yang peduli terhadap pembangunan pendidikan.

Baca Juga :  Pengajian Pegawai Kemenag Papua Dorong ASN Tak Sekadar Baca Al-Qur’an, tapi Pahami Maknanya

Melalui kegiatan tersebut diharapkan lahir berbagai gagasan dan strategi untuk memperkuat program pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di Papua Pegunungan.

Ia menambahkan pemerintah provinsi juga berkomitmen mendorong pemerataan pendidikan agar seluruh anak di Papua Pegunungan, baik di wilayah perkotaan maupun kampung terpencil, memiliki kesempatan yang sama memperoleh pendidikan berkualitas.

Lukas mengatakan pendidikan dan kesehatan merupakan prioritas utama dalam visi pembangunan yang dicanangkan oleh Gubernur Papua Pegunungan dan Wakil Gubernur.

“Papua Pegunungan merupakan provinsi yang masih relatif muda, sehingga konsolidasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Sudarsono GS menjelaskan bahwa kegiatan konsolidasi pendidikan tersebut dilaksanakan di empat zona di Tanah Papua, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Menurut dia, kegiatan itu bertujuan menyinkronkan berbagai program pendidikan dari pemerintah pusat dengan para pemangku kepentingan di daerah agar kebijakan pendidikan nasional dapat berjalan selaras hingga tingkat daerah.

Baca Juga :  Pembakaran Kantor KPU Papua Pegunungan, Polisi tetapkan 9 tersangka

Ia menambahkan kegiatan tersebut juga melibatkan unsur lembaga masyarakat adat untuk mendukung pengembangan konsep sekolah terintegrasi, khususnya terkait dukungan tanah ulayat.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Pegunungan Simon Sembor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan konsolidasi tersebut karena menjadi forum penting untuk mengevaluasi berbagai persoalan pendidikan di wilayah Papua Pegunungan.

Menurut Simon, sejumlah tantangan masih dihadapi dalam pembangunan pendidikan di daerah itu, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana sekolah yang sebagian besar dibangun sejak tahun 1970-an dan kini dalam kondisi rusak, serta persoalan tenaga pendidik yang belum sepenuhnya menjalankan tugas di daerah penempatan.

“Melalui konsolidasi ini kita bisa bersama-sama mencari solusi serta menyelaraskan program pendidikan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat sehingga pembangunan pendidikan di Papua Pegunungan dapat terus ditingkatkan,” kata Simon.(Rilis)

Berita Terkait

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan
Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan
Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air
Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri
Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan
BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:50 WIB

Hampir Setahun Berjuang, Maniap Kogoya Kawal Sengketa Wakil Bupati Nduga hingga Putusan

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

Polda Papua Waspadai Modus Narkoba Lewat Vape, Kafe dan Diskotek Masuk Penyelidikan

Rabu, 4 November 2026 - 13:17 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Pelajar SDN Angkasa Lanud Silas Papare Cintai Tanah Air

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Turun Langsung Layani Kesehatan Warga Kampung Sosiri

Rabu, 4 November 2026 - 08:54 WIB

Pendaftaran Murid Baru Kalam Kudus Jayapura Dibuka, Ini Program dan Promo yang Ditawarkan

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya