Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, umat Buddha di Papua akan menggelar doa dan puja bakti serentak sebagai bagian dari Zikir dan Doa Kebangsaan yang dilaksanakan pada 1 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud partisipasi umat dalam mendoakan keselamatan bangsa sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman.

Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Sarono, mengatakan doa kebangsaan merupakan bentuk kontribusi nyata umat Buddha dalam menjaga harmoni sosial dan mendukung pembangunan bangsa melalui pendekatan spiritual.

Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat rasa syukur atas kemerdekaan yang telah dinikmati selama puluhan tahun.

“Umat Buddha diajak memanjatkan doa bagi bangsa dan negara agar Indonesia tetap aman, damai, dan sejahtera. Doa ini juga menjadi ungkapan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan,” kata Sarono, Jumat (31/7/2026).

Baca Juga :  Peringati Maulid Nabi, ASN Kemenag Papua Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Ia menjelaskan, puja bakti yang dilaksanakan di vihara dan cetiya akan diisi dengan pembacaan Paritta atau doa-doa suci dalam ajaran Buddha. Selain memohon keselamatan bangsa, doa tersebut juga ditujukan untuk para pemimpin agar mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas dan keadilan.

Sarono menilai nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Buddha sejalan dengan semangat kebangsaan, yakni mengedepankan cinta kasih, toleransi, serta penghormatan terhadap sesama. Karena itu, doa kebangsaan menjadi sarana memperkuat komitmen umat Buddha dalam menjaga persatuan dan kerukunan di Indonesia.

Ia menambahkan, pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga fondasi moral dan spiritual yang kuat. Melalui doa bersama, umat Buddha diharapkan dapat memberikan energi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  BRI Papua Fokus Perkuat UMKM melalui Pembiayaan, Digitalisasi, dan Pendampingan Usaha

“Kemerdekaan harus diisi dengan karya, pengabdian, dan semangat menjaga persatuan. Doa yang dipanjatkan umat Buddha merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Kanwil Kemenag Papua berharap kegiatan doa kebangsaan yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Papua dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan antarsesama warga bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama yang selama ini tumbuh di Tanah Papua.

Melalui rangkaian doa tersebut, umat Buddha Papua menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga kedamaian, memperkokoh persatuan nasional, dan mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyat.(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087
Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya