Umat Hindu lepasankan Burung Peringatan Tumpek Uye di Jayapura

- Redaksi

Selasa, 15 Juli 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura,- Dalam Peringatan Tumpek Uye, Kemenag – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua, melalui Pembimbing Masyarakat Hindu (Pembimas Hindu), bekerja sama dengan umat Hindu Kota Jayapura, menyelenggarakan kegiatan pelepasan burung sebagai implementasi Ekoteologi dalam program Asta Protas Menteri Agama Republik Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu (12/07/2025) di Pura Agung Surya Bhuvana tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Suci Tumpek Uye.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Direktur Urusan Agama Hindu Ditjen Bimas Hindu, nomor B167/DJ.VI/Dt.VI/Dt.VI.I/BA.00/07/2025, yang bertujuan mendukung implementasi program Asta Cita Presiden dalam bidang pelestarian lingkungan hidup serta pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Kemenag Papua Wajibkan ASN Fokus PMPZI Setiap Siang Mulai Januari 2026

Acara ini juga berfungsi sebagai aktualisasi ajaran Tri Hita Karana, yang mengedepankan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan.

Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Provinsi Papua, I Wayan Wira Adnyana, yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden yang diterjemahkan dalam Asta Protas Kementerian Agama, sesuai dengan arahan Menteri Agama Republik Indonesia.

Ketua PHDI Provinsi Papua, I Komang A. Wardana, juga menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wujud nyata dari implementasi Tri Hita Karana.

“Kami melakukan penghormatan kepada alam, sesama, serta Tuhan Yang Maha Esa. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kehidupan yang harmonis,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Papua Genjot Tata Kelola Arsip Digital, Pegawai Dilatih Aplikasi SRIKANDI

Tumpek Uye, yang merupakan hari suci dalam agama Hindu di Bali, dirayakan untuk memuliakan binatang sebagai bentuk rasa syukur dan kasih sayang atas jasa-jasa mereka dalam kehidupan manusia. Perayaan ini dilaksanakan setiap 210 hari sekali pada Saniscara Kliwon Wuku Uye, yang dalam kalender Masehi jatuh pada hari Sabtu Kliwon. Umat Hindu melakukan upacara dan persembahyangan sebagai bentuk penghormatan kepada binatang.

Kemenag Provinsi Papua berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup harmonis dengan alam dan sesama.**(Rilis)

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya