Diduga Bebas Keluar Masuk Lapas, Narapidana di Merauke Aniaya Warga

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura – Seorang narapidana berinisial RH di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merauke diduga bebas keluar tanpa pengawalan dan melakukan penganiayaan terhadap seorang warga di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke.

Kuasa hukum korban, Stefanus Timotius Talubun, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial RH tiba-tiba muncul di RSUD Merauke dan langsung melakukan aksi kekerasan terhadap korban yang sedang menjaga seorang pasien, yang diketahui sebagai pasangan RH.

Baca Juga :  Serang Pos TNI, DPO KKB Jelek Waker tewas tertembak di Puncak

“Tanpa ada peringatan, klien saya langsung dihajar. Bahkan pasien yang sedang dirawat pun ikut menjadi korban. Lebih parahnya lagi, RH sendiri yang merekam aksinya. Ini sudah di luar batas,” kata Stefanus dalam keterangan tertulisnya di Jayapura, Papua, Ahad, 23 Februari 2025.

Peristiwa ini, kata Stefanus, bukan kali pertama RH terlihat bebas berkeliaran di luar lapas. Stefanus mempertanyakan bagaimana seorang narapidana bisa keluar masuk dengan leluasa tanpa pengawalan ketat.”Kalau ada izin keluar, seharusnya ada pengawasan sesuai prosedur. Ini sudah berulang kali terjadi, tapi tidak ada tindakan tegas dari pihak lapas,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Supiori Perkuat Pendampingan Pasien Melalui Pelayanan Rohani

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di wajah, pipi, bibir, dan punggung. Kasus tersebut kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Papuaterdepan.com telah berupaya menghubungi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Merauke, namun belum mendapatkan tanggapan hingga artikel ini diterbitkan.

Berita Terkait

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
Yonif TP 810/BEM Perkuat Keamanan di Doyo Baru, Patroli Jadi Sarana Dekatkan Diri dengan Masyarakat
Polemik Wakil Bupati Nduga Bergulir ke PTUN, Majelis Hakim Disebut Siapkan Penundaan Pelantikan
Jejak Rp44,2 Miliar di DPRP Diburu, Kejati Papua Periksa 15 Saksi
Yonif TP 810/BEM Perkuat Pengamanan Wilayah, Patroli Malam Sasar Permukiman Warga Doyo Baru

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:39 WIB

Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Yonif TP 810/BEM Perkuat Keamanan di Doyo Baru, Patroli Jadi Sarana Dekatkan Diri dengan Masyarakat

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya