Menag Tinjau Korban Bangunan Ambruk Pesantren Al Khoziny, Salurkan Bantuan dan Siapkan Aturan Pembangunan

- Redaksi

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo,Papuaterdepan.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar hari ini meninjau langsung penanganan korban terdampak bangunan ambruk di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Selain menyampaikan duka cita, Menag menyalurkan bantuansebesar Rp610 juta dan mengumumkan rencana perumusan kebijakan baru untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Satu bangunan di Pesantren Al-Khoziny ambruk pada 29 September 2025, saat sedang digunakan untuk ibadah salat Ashar. Berdasarkan data BPBD Jawa Timur per pukul 11.00 WIB, tercatat 100 korban terdampak, dengan rincian 26 pasien rawat inap, 70 pasien telah dipulangkan, 3 korban meninggal dunia, dan 1 pasien dirujuk. Proses evakuasi masih terus berlangsung dengan dukungan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri.

Menag bertolak dari Jakarta untuk melihat kondisi korban, berdialog dengan pengasuh pesantren, Pemda Jawa Timur, tokoh masyarakat, dan keluarga korban.

“Musibah yang terjadi sore kemarin, selain berdoa, kita juga memberi bantuan yang segera diperlukan dalam rangka menyelamatkan keadaan yang ada di sini supaya kondisinya menjadi lebih baik,” kata Menag di Sidoarjo, Selasa (30/9/2025).

Baca Juga :  Menang Nasaruddin apresiasi Kemenag Corpu lucurkan Pusat Informasi Keagamaan

Ia berharap santri yang lain sedapat mungkin tidak mengalami trauma dan bisa melanjutkan pendidikan seperti biasa.

“Insya Allah, Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri, 24 jam berusaha menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan. Yang lain sudah di rumah sakit. Bersama Pemda Jatim, sudah diberikan fasilitas,” sambungnya.

Fokus pada Stabilitas Emosi dan Bantuan
Menag mengungkapkan, perhatian atas peristiwa ini tidak hanya datang dari Kementerian Agama, tetapi juga lembaga keuangan seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang ikut memberikan dukungan. Tujuannya adalah meringankan beban keluarga korban.

Dalam penanganan awal, Menag menjelaskan, pendekatan yang dilakukan adalah menstabilkan emosi.

“Barusan saya ketemu dengan Pak Kyai (pengasuh pesantren). Pendekatan pertama yang kita lakukan yaitu menstabilkan emosi. Bagaimana menciptakan kondisi agar kita semua bisa berpikir objektif dan positif,” papar Menag.

Baca Juga :  PLN UIW Papua Bangun Sekolah Alam di Rumah Bakau Jayapura

Ia juga telah mendatangi tokoh masyarakat sekitar, Pemda Jawa Timur, termasuk mengunjungi para orang tua korban untuk membantu mereka menerima musibah tersebut.

Kemenag Siapkan Ketentuan Khusus Pembangunan
Menjadikan insiden ini sebagai pelajaran, Menag berharap peristiwa bangunan ambruk di Pesantren Al Khoziny ini tidak terulang di tempat lain. Kemenag akan berupaya mengambil langkah untuk meminimalisir potensi kejadian serupa.

“Bagi kita ini suatu pelajaran. Kita akan mencoba mengeliminir jangan lagi ada peristiwa seperti ini yang terjadi di tempat lain,” harap Menag.

Sebagai langkah antisipasi, Menag akan segera menggelar pertemuan dengan para ahli di bidang pembangunan untuk merumuskan kebijakan yang bisa dijadikan panduan bersama.

“Kami selaku Menteri Agama tentu juga akan menciptakan suatu ketentuan khusus bahwa pembangunan pondok pesantren dan madrasah dan apapun juga, sebaiknya kita mengindahkan peraturan yang berlaku sebagaimana yang ditetapkan pemerintah dalam bidang pembangunan,” tutup Menag.(Rilis)

Berita Terkait

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional
Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gema Bangsa Papua Tancap Gas, Perkuat Struktur hingga Daerah Jelang Verifikasi Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya