Kemenag Gelar Harmony Award 2025, Menag Nasaruddin: Indeks Harmoni Era Prabowo Tertinggi dalam Sejarah

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Papuaterdepan.com – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menganugerahkan Harmony Award 2025 kepada sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kinerja terbaik dalam menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sambutannya menegaskan bahwa penganugerahan ini menjadi penanda penting bagi perjalanan bangsa. Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mencatatkan capaian bersejarah dalam indeks kerukunan nasional.

“Data menunjukkan bahwa kita berada pada tahun indeks harmoni tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Kita harus bersyukur, sekaligus bertanggung jawab untuk memelihara harmoni ini,” ujar Nasaruddin.

Rekor Harmoni dan Filosofi Keindonesiaan
Menurut Menag, tingginya indeks harmoni ini bukan sekadar angka statistik, melainkan amanah besar yang harus dirawat bersama. Ia menekankan bahwa kerukunan tidak mungkin terwujud tanpa harmoni, dan harmoni mustahil hadir tanpa kesediaan menerima perbedaan.

“Toleransi bukanlah upaya menyeragamkan yang berbeda, atau memisahkan yang sama, melainkan kemampuan menjaga kemesraan dan persahabatan di tengah keberagaman,” jelasnya.

Baca Juga :  Perkuat silahturami Kemenag Papua gelar Halal Bihalal memperkuat rasa persaudaraan

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga mengajak masyarakat untuk memegang teguh filosofi integrasi antara identitas keagamaan dan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya proses pengindonesiaan ajaran agama dan pelokalan nilai keindonesiaan agar keduanya berjalan beriringan tanpa konflik.

“Saya seratus persen Muslim, seratus persen Indonesia, dan seratus persen Bugis. Umat beragama lain juga dapat menjadi seratus persen beragama sekaligus seratus persen Indonesia. Jika filosofi ini kita pegang teguh, maka selamat tinggal konflik dan welcome harmoni,” tegas Menag yang disambut tepuk tangan hadirin.

Seleksi Ketat dan Partisipasi Masif
Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menjelaskan bahwa Harmony Award merupakan kebijakan strategis untuk memperkuat ekosistem kerukunan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo yang menempatkan stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan.

“Harmony Award bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja nyata Pemda dan FKUB dalam merawat kerukunan. Penghargaan ini sekaligus menjadi dorongan agar mereka terus berinovasi,” kata Kamaruddin.

Baca Juga :  Soliditas TNI Diperkuat, Dankodaeral X Lakukan Courtesy Call ke Pangkodau III

Proses penilaian dilakukan secara ketat melalui skoring instrumen, pemeriksaan dokumen, penelusuran rekam jejak penyelesaian konflik, hingga visitasi lapangan ke 18 lokasi nomine. Antusiasme daerah tahun ini juga meningkat drastis, tercatat partisipasi dari:

31 Pemerintah Provinsi,

328 Pemerintah Kabupaten/Kota,

35 FKUB Provinsi, dan

400 FKUB Kabupaten/Kota.

Daftar Penerima Harmony Award 2025
Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan Harmony Award 2025 berdasarkan kategori yang ditetapkan Kemenag:

A. Pemerintah Daerah Berkinerja Terbaik

Tingkat Provinsi: DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta.

Tingkat Kabupaten: Mimika, Ciamis, Malang.

Tingkat Kota: Semarang, Surakarta, Manado.

B. Pemerintah Daerah dengan Komitmen Anggaran Kerukunan Terbesar

Kabupaten Minahasa (Rp 4,875 miliar)

Kota Bekasi (Rp 2,4 miliar)

Provinsi Kalimantan Timur (Rp 1 miliar)

C. FKUB Inspiratif

FKUB Provinsi Sulawesi Selatan

FKUB Kabupaten Mimika

FKUB Kota Jakarta Selatan

D. Kanwil Kemenag Penggerak Kerukunan

Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah

Kanwil Kementerian Agama DI Yogyakarta

Berita Terkait

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya