Kemdikdasmen Gandeng LKP Cia Cetak Tenaga Kecantikan Profesional untuk Kurangi Pengangguran di Papua

- Redaksi

Senin, 8 Juni 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com– Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) menggandeng Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Cia Kota Jayapura untuk meningkatkan keterampilan generasi muda melalui program pelatihan tata rambut yang diharapkan dapat membuka peluang kerja sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran di Papua.

Program pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta yang mayoritas merupakan Orang Asli Papua (OAP). Para peserta mendapatkan pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi yang mengacu pada standar nasional di bidang kecantikan.

Ketua LKP Cia, Syamsiah, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda yang belum bekerja.

“Peserta yang mengikuti program ini telah melalui proses seleksi yang ketat. Usia peserta antara 18 hingga 25 tahun, belum pernah kuliah, tidak sedang kuliah, dan merupakan pencari kerja. Program ini memang diprioritaskan bagi mereka yang membutuhkan keterampilan untuk masuk ke dunia kerja,” kata Syamsiah di Jayapura,Senin,(8/6).

Ia menjelaskan pelatihan tata rambut level 2 yang diberikan mencakup berbagai materi dasar hingga lanjutan, mulai dari pencucian rambut, pengeringan rambut, penataan rambut hingga perawatan rambut seperti creambath dan hair mask menggunakan peralatan yang sesuai standar industri kecantikan.

Baca Juga :  Kemenag Papua Genjot Tata Kelola Arsip Digital, Pegawai Dilatih Aplikasi SRIKANDI

Menurut Syamsiah, seluruh peserta akan mengikuti pembelajaran selama 28 hari atau setara dengan 200 jam pelajaran sebelum menjalani uji kompetensi.

Setelah dinyatakan lulus, peserta akan memperoleh dua sertifikat, yakni sertifikat dari LKP Cia dan sertifikat dari Kemdikdasmen yang dilengkapi logo Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Sertifikat kompetensi ini menjadi bekal penting bagi peserta untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri. Industri kecantikan saat ini membutuhkan tenaga yang memiliki keterampilan dan sertifikasi yang jelas,” ujarnya.

Syamsiah mengaku bangga karena mayoritas peserta yang mengikuti program tersebut merupakan putra-putri asli Papua. Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi generasi muda Papua untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing.

“Kami ingin anak-anak Papua berhasil. Mereka harus memiliki keterampilan yang bisa menjadi modal untuk bekerja, berwirausaha, dan bersaing di dunia kerja,” katanya.

Baca Juga :  Mahasiswa UM Papua Protes Dana KKN, Kampus Janji Evaluasi

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Lembaga Kursus dan Pelatihan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Sugi Rahayu, mengapresiasi pelaksanaan program yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, tidak semua lembaga kursus dapat memperoleh kepercayaan untuk melaksanakan program dari pemerintah pusat karena harus memenuhi berbagai persyaratan dan standar yang telah ditetapkan.

“Kami sangat mengapresiasi LKP Cia yang berhasil menjalankan program ini. Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan karena dapat membantu anak-anak muda memperoleh keterampilan dan membuka peluang kerja yang lebih luas,” ujarnya.

Ia juga mengaku bangga karena sebagian besar peserta berasal dari kalangan OAP sehingga manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua.

Melalui kolaborasi antara Kemdikdasmen, pemerintah daerah, dan lembaga kursus, program pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja terampil yang siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha mandiri, sehingga turut berkontribusi dalam menekan angka pengangguran di Papua.(Gita)

Berita Terkait

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda
BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:02 WIB

Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:54 WIB

MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya