Tuntaskan Zona Integritas, Kabag TU Kemenag Papua Instruksikan Tim “Jemput Bola”

- Redaksi

Kamis, 6 November 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA,Papuaterdepan.com — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggenjot penyelesaian Penilaian Mandiri Zona Integritas (PMZI). Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU), Abdul Hafid Jusuf, menegaskan agar seluruh tim bekerja proaktif dengan strategi “jemput bola”.

Hal tersebut disampaikan Hafid saat memimpin rapat bersama para Ketua Kelompok Kerja (Pokja), Tim Ortala, dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua, Kamis (06/11/2025).

“Kerja membangun zona integritas tidak bisa pasif. Jangan tunggu bola, tapi jemput bola. Kalau hanya menunggu laporan lewat grup, pekerjaan tidak akan selesai,” tegas Hafid.

Menurutnya, percepatan penyelesaian enam area perubahan menjadi harga mati menghadapi evaluasi kinerja Reformasi Birokrasi (RB) 2.0. Hafid menargetkan, hasil audit kinerja oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag nantinya mampu menembus standar minimal nilai 73 hingga 75 poin.

Baca Juga :  Bawa Ganja seberat 3,4 kg , seorang Buru Kapal di Tangkap BNN Papua

Tiga Manfaat Utama ZI

Hafid menjelaskan, urgensi pembangunan Zona Integritas (ZI) mencakup tiga aspek vital: transparansi pemerintahan, pencegahan korupsi, dan yang paling krusial adalah kepercayaan publik.

Ia menyoroti tantangan besar Kemenag Papua yang memiliki lebih dari 4.000 ASN. Menurutnya, kuantitas pegawai harus diimbangi dengan kualitas layanan yang membangun trust masyarakat.

“Tingkat kepercayaan publik terhadap Kementerian Agama harus sebanding dengan kerja keras kita. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas harus terus diperkuat,” ujarnya.

Manfaatkan Penghargaan Eksternal

Dalam strategi teknis, Hafid mengingatkan tim untuk memastikan kelengkapan bukti dukung (evidence). Ia secara khusus meminta agar setiap prestasi atau penghargaan dari pihak eksternal, baik level daerah maupun nasional, dimasukkan sebagai bukti dukung.

Baca Juga :  Badriyah ingatkan Jemaah Haji Perempuan perhatikan lima Hal

“Kalau kita punya penghargaan dari instansi lain, jangan disimpan. Masukkan sebagai evidence karena kontribusinya signifikan mendongkrak nilai integritas,” jelas Hafid.

Ubah Paradigma Birokrasi

Menutup arahannya, Kabag TU menekankan perubahan paradigma birokrasi dari top-down menjadi bottom-up. Ia meminta para Agen Perubahan (AP) untuk menjadi motor penggerak yang memahami kebutuhan riil di lapangan.

“Agen perubahan itu bukan duduk diam di tempat. Dia harus mobile, dobrak hambatan, dan gerakkan semua tim. Kalau tidak tajam, jangan harap target tercapai,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai
Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan
SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar
Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah
Pentas Seni Budaya Warnai Peringatan Papua Bergabung ke NKRI di Jayapura
Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman
Generasi Muda Papua Diajak Isi Momentum 1 Mei dengan Kegiatan Kreatif
Spiritualitas di Tengah Keberagaman: Kemenag Kota Jayapura Buka MTQ XXXI di Muara Tami

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:04 WIB

PTAM Jayapura Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Dok 8 Pantai

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:24 WIB

Tokoh adat Papua dorong mahasiswa hindari konflik dan utamakan pendidikan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:04 WIB

SMP Negeri 12 Jayapura Pastikan Asesmen Sekolah Berjalan Lancar

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:36 WIB

Kemenag Jayapura Monitoring Tes Akademik TIK di 3 Madrasah Ibtidaiyah

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:50 WIB

Bulog Papua Pastikan Distribusi Minyakita Lancar, Stok di Pasar Tradisional Tetap Aman

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya