Isra Mikraj 1447 H, Menag Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Landasan Kepedulian Sosial dan Lingkungan

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Papuaterdepan.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam memaknai peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kesalehan yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga berdampak pada kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan.

Hal itu disampaikan Nasaruddin dalam sambutannya menyambut Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurut dia, perintah salat lima waktu yang diterima Rasulullah SAW dalam peristiwa Mikraj bukan semata kewajiban ritual, melainkan fondasi pembentukan kepribadian Muslim yang beriman, berdisiplin, dan berakhlak mulia.

“Salat yang dilaksanakan dengan penghayatan dan pemahaman yang benar akan melahirkan pribadi yang berkesadaran tinggi, memiliki kepekaan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan,” kata Nasaruddin.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Program MBG Ciptakan Generasi Unggul di Papua

Ia menegaskan, salat yang dilakukan secara benar mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar, sekaligus menumbuhkan sikap tanggung jawab sosial dan ekologis dalam kehidupan sehari-hari.

Nasaruddin juga menyinggung pentingnya prinsip thaharah atau kesucian sebagai syarat sah salat. Menurutnya, prinsip tersebut mengajarkan umat Islam untuk menjaga kebersihan, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga terhadap lingkungan sekitar.

Sementara itu, gerakan dan tata tertib dalam salat, lanjut dia, mengandung nilai kedisiplinan, moderasi, serta pengendalian diri, termasuk dalam membangun dan memanfaatkan sumber daya alam secara adil dan berkelanjutan.

Lebih jauh, Nasaruddin menilai esensi Isra Mikraj menunjukkan bahwa Islam memiliki fondasi etika ekologis yang kuat. Konsep tauhid, menurut dia, mengandung makna kesatuan ciptaan, di mana alam semesta merupakan bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Baca Juga :  PT AMJ Robongholo Nanwani Rayakan HUT ke-33 Komitmen tingkatkan kinerja pelayanan air minum

“Merusak alam berarti mengabaikan tanda-tanda kekuasaan Allah, sementara menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari manifestasi keimanan dan ketaatan kepada-Nya,” ujarnya.

Melalui peringatan Isra Mikraj 1447 H, Nasaruddin mengajak umat Islam menjadikannya sebagai sarana refleksi untuk meneguhkan kembali peran manusia sebagai khalifah di muka bumi. Ia menilai, krisis lingkungan global saat ini menuntut hadirnya kesalehan yang utuh, yakni kesalehan yang tercermin dalam ibadah sekaligus dalam sikap menjaga keseimbangan alam.

“Kesalehan sejati bukan hanya yang menghubungkan manusia dengan Tuhan, tetapi juga yang menjaga bumi tempat kita berpijak,” katanya.(Rilis)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura
Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun
BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045
Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS
Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI
Pererat Silaturahmi, Kanwil Kemenag Papua Gelar Doa Bersama dan Bahas Halalbihalal
Sertijab Ketua STAKPN Sentani, Kakanwil Kemenag Papua: Layanan Pendidikan Harus Akuntabel
Disiplin ASN dan Kesiapan Audit Jadi Fokus Apel Pagi Kemenag Papua

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

Perkuat Sinergi, Prodi HKI IAIN Fathulmuluk Papua Temui Kepala Kemenag Kota Jayapura

Kamis, 16 April 2026 - 08:09 WIB

Dinas Pendidikan Jayapura Tahan Gaji 6 Guru yang Mangkir Bertahun-tahun

Selasa, 14 April 2026 - 07:45 WIB

BKKBN Papua Percepat Transformasi Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:03 WIB

Cari Pimpinan Baru, Pemprov Papua dan Kemenag Susun Tahapan Seleksi BAZNAS

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:53 WIB

Audit Belanja Modal, Kanwil Kemenag Papua Siap Dukung Pemeriksaan BPK RI

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya