JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Ratusan jemaah majelis taklim, tokoh agama, dan anggota organisasi perempuan memadati halaman Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kotaraja, Kota Jayapura, pada Senin (16/2/2026) lalu.
Kehadiran mereka adalah untuk menyemarakkan kegiatan Tarhib Ramadan sekaligus Tasyakuran Milad ke-45 Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Acara agamis ini terselenggara berkat kolaborasi antara BKMT Provinsi Papua, BKMT Kota Jayapura, dan pengurus BKMT dari lima distrik.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, Hj. Ani Matdoan, hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran. Dalam sambutannya, Ani menekankan bahwa Tarhib Ramadan bukan sekadar seremoni penyambutan bulan suci, melainkan wujud kesiapan spiritual, sosial, dan moral umat Islam.
Ramadan Sebagai “Madrasah Peradaban”
“Ramadan adalah madrasah peradaban. Di dalamnya kita dilatih menahan diri, memperkuat empati, memperbanyak ibadah, serta mempererat ukhuwah. Perbedaan latar belakang organisasi dan komunitas melebur menjadi satu barisan iman,” ujar Ani.
Lebih lanjut, Ani menegaskan peran strategis majelis taklim dalam membangun masyarakat yang religius dan damai. Di tengah keberagaman Provinsi Papua, energi bulan Ramadan diharapkan mampu memperkuat harmoni dan menjaga kedamaian antarumat.
“Kementerian Agama terus mendorong penguatan moderasi beragama, pencegahan konflik sosial berdimensi keagamaan, serta penguatan peran penyuluh agama dan majelis taklim sebagai agen perdamaian,” tegasnya.
Lebih dari Sekadar Wadah Pengajian
Sementara itu, Ketua BKMT Provinsi Papua, Nurlili Hatta, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya antusiasme masyarakat dan dukungan para donatur. Ia bersyukur Tarhib Ramadan kini telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan.
Nurlili juga menyoroti perjalanan panjang BKMT yang didirikan sejak tahun 1981. Di usianya yang ke-45 tahun, BKMT terus melebarkan sayap pelayanannya ke berbagai pelosok Papua.
“BKMT hadir bukan hanya sebagai wadah pengajian, tetapi juga sebagai ruang dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Nurlili.
Jalan Sehat dan Silaturahmi
Ketua Panitia Pelaksana, Litta Dwi Relawati, melaporkan bahwa kesuksesan acara ini tak lepas dari soliditas pengurus dan jemaah se-Kota Jayapura, sesuai dengan amanat Surat Keputusan Ketua BKMT Provinsi Papua Nomor 024/SK.PW-BKMT/II/2026.
“Kegiatan ini terlaksana berkat kebersamaan dan semangat seluruh pengurus BKMT, panitia, serta jemaah. Semoga segala kebaikan yang diberikan donatur mendapat balasan berlipat dari Allah Swt.,” tutur Litta.
Selain diisi dengan tausiah dan doa bersama, rangkaian Tarhib Ramadan dan Milad BKMT ini juga dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat, silaturahmi antarjemaah, serta pembagian doorprize. Momen ini diharapkan semakin mempererat tali persaudaraan dan memperkuat syiar Islam yang damai di Tanah Papua jelang datangnya bulan suci.(Rilis)









