Kanwil Kemenag Papua Kebut Pembangunan Zona Integritas Lewat Evaluasi Layanan

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua melalui Kelompok Kerja (Pokja) Peningkatan Kualitas Layanan Publik menggelar rapat evaluasi guna mempercepat Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Rapat monitoring dan evaluasi (monev) ini dilangsungkan di Ruang Rapat Amsal Yowei Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Jayapura, pada Kamis (5/3). Fokus utama pertemuan ini adalah menindaklanjuti catatan tim penilai pusat sekaligus memastikan kelengkapan dokumen bukti (eviden) standar pelayanan publik.

Penyempurnaan Standar Layanan dan Kompensasi
Perwakilan Tim Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kanwil Kemenag Papua, Arif Seto Purnomo, memaparkan bahwa sejumlah dokumen pelayanan harus segera disesuaikan dengan kamus eviden nasional.

Baca Juga :  Percepat Sertifikat, Kemenag-Kanwil ATR/BPN Papua kerjasama penantaan Aset Lembaga Keagamaan

Ia menegaskan bahwa draft standar pelayanan yang telah diperbaiki harus melibatkan enam unsur pemangku kepentingan (penyelenggara, pengguna layanan, akademisi, LSM, media, dan masyarakat) dalam penyusunannya.

“Setelah mendapatkan masukan dan kesepakatan bersama dari stakeholder, barulah dilakukan penetapan melalui Surat Keputusan pimpinan,” jelas Arif.

Selain itu, Arif juga menyoroti maklumat pelayanan di area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dinilai perlu dilengkapi dengan klausul kompensasi layanan. Hal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui bentuk tanggung jawab instansi apabila pelayanan yang diberikan mengalami keterlambatan atau tidak sesuai standar.

Evaluasi Berkala Setiap Bulan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Dwiharjanto, yang menutup rapat tersebut, menginstruksikan agar seluruh tim Pokja segera menindaklanjuti catatan evaluasi secara efektif. Menurutnya, kualitas layanan publik merupakan indikator krusial dalam keberhasilan Zona Integritas.

Baca Juga :  Kemenag Papua Gelar Rapat PMPZI, Targetkan Seluruh Satker Lolos Penilaian Pusat di 2026

“Setiap awal bulan kita akan kembali melakukan pertemuan untuk memantau perkembangan penyelesaian dokumen eviden. Dengan cara ini, kita dapat memastikan setiap catatan diselesaikan secara bertahap,” tegas Dwiharjanto.

Untuk mempercepat target tersebut, ia juga menyarankan agar Pokja membagi fokus kerja secara spesifik kepada masing-masing anggota tim, sehingga pemenuhan indikator PMPZI dapat berjalan lebih optimal dan terarah.(Rilis)

Berita Terkait

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong
Lomba 17 Agustus hingga Tarian Adat Warnai Perayaan HUT RI di Aurimi Sarmi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya