Kemenag Papua Gelar Rapat PMPZI, Targetkan Seluruh Satker Lolos Penilaian Pusat di 2026

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggelar Rapat Tim Kelompok Kerja (Pokja) Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).

Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PMPZI tahun 2025, menyusun program kerja 2026, sekaligus merevisi Surat Keputusan (SK) Tim Kerja. Acara tersebut berlangsung di Aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua, Kamis (15/1/2026), dan dihadiri oleh seluruh jajaran Tim Kerja PMPZI tingkat provinsi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua, Dwiharjanto, memaparkan bahwa dokumen evaluasi PMPZI 2025 telah diserahkan (submit) dan saat ini tengah dinilai oleh Tim Penilai Internal Kemenag RI.

Pada tahun 2025, tercatat 3 dari 7 satuan kerja (satker) yang mengikuti penilaian berhasil lolos ke tingkat pusat. Ketiga satker tersebut adalah Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Keerom, dan Kemenag Kabupaten Yalimo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh tim. Namun, kita tidak boleh hanya mengulang hal yang sama. Tahun 2026 harus lebih baik, target kita seluruh satuan kerja masuk ke penilaian pusat,” ujar Dwiharjanto.

Baca Juga :  Penyeludupan hasil laut dan BBM ilegal di gagalkan TNI AL Jayapura di warnai aksi Kejar-kejaran hingga tembakan peringatan

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan lima nilai budaya kerja Kemenag—Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan—dalam memenuhi 6 area perubahan PMPZI.

Tak Ada Alasan Mundur

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, memberikan arahan tegas agar PMPZI tidak sekadar menjadi rutinitas administratif, melainkan sebuah gerakan bersama yang dijalankan secara konsisten.

Klemens secara khusus menyoroti capaian MAN Keerom yang membuktikan bahwa keterbatasan di lapangan bukanlah halangan untuk menorehkan prestasi dan mewujudkan pelayanan yang baik.

“Bagi saya, tidak ada lagi alasan untuk mundur. Kita harus maju. Saya akan memantau langsung. Tahun 2026 ini target kita jelas, zona integritas harus tercapai,” tegas Klemens.

Klemens juga memastikan akan melakukan pengawasan langsung terhadap progres PMPZI di setiap bidang dan tidak segan melakukan penataan organisasi jika ditemukan jajaran yang tidak serius.

Evaluasi Prosedur dan Fasilitas Layanan Publik

Dari sisi teknis, Ketua Tim Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) dan Kerukunan Umat Beragama (KUB), Elisabeth Maru Toding Bunga, menjabarkan hasil evaluasi pada area Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Baca Juga :  Pembimas Budha Kemenag Kunjungi Lapas Anak dan Perempuan Keerom peringati Waisak

Elisabeth menekankan perlunya penyusunan standar pelayanan yang tegak lurus dengan Permen PANRB Nomor 19 Tahun 2021. Ia menjelaskan, belum diunggahnya eviden standar pelayanan pada akhir 2025 bukan karena kelalaian, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi di mana dokumen harus melalui koreksi Biro Ortala sebelum dipublikasikan.

Selain itu, Elisabeth menyoroti sejumlah kebutuhan perbaikan fisik dan SDM di area Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

“Perlu penyediaan sarana komunikasi khusus di PTSP, ruang konsultasi yang memadai, perangkat CCTV, serta peningkatan kapasitas petugas mulai dari frontliner, security, hingga cleaning service. Pelayanan yang baik harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Rapat tersebut ditutup dengan sesi diskusi untuk menampung masukan demi memastikan SK Tim Kerja yang baru lebih efektif dan tidak tumpang tindih dalam mewujudkan Zona Integritas di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan
Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua
Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:36 WIB

Jelang Aksi KNPB, Richard Ohee Serukan Masyarakat Utamakan Persatuan

Senin, 27 Juli 2026 - 08:07 WIB

Ondofolo Waena: Kekerasan di Yahukimo Tidak Mewakili Nilai Adat Papua

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya