PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan.com – Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak (PP Tunas) resmi berlaku mulai Jumat (28/3/2026).

Sebagai bentuk implementasi kebijakan tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan komitmennya untuk memperkuat literasi digital bagi para siswa dan santri di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan bahwa Kemenag memegang peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga beretika dan berkarakter kuat. Mengingat, ada lebih dari 13 juta siswa dan santri yang saat ini berada di bawah binaan Kemenag.

“Kami menyambut baik berlakunya PP Tunas. Ini menjadi momentum untuk memperkuat literasi digital di kalangan siswa dan santri, agar mereka mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Thobib di Jakarta, Jumat.

Thobib memaparkan, penguatan literasi digital ini diwujudkan salah satunya dengan mengintegrasikan materi tersebut ke dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Materi yang diberikan mencakup etika digital, kemampuan memilah informasi, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan saat berselancar di internet.

Baca Juga :  Kemenag: 23.339 Calon PPPK Lulus Seleksi Administrasi

Tidak berhenti di situ, Kemenag juga akan mengoptimalkan peran para tenaga pendidik seperti guru, pengelola pesantren, penyuluh agama, hingga para dai dan khatib untuk memberikan edukasi literasi digital secara langsung kepada masyarakat.

Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus diperkuat guna menciptakan ekosistem ruang digital yang aman dan ramah bagi anak.

“Literasi digital adalah bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kami ingin memastikan siswa dan santri tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif di ruang digital,” tegas Thobib.

Dukungan Penuh Menag
Senada dengan hal tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar turut menegaskan bahwa implementasi PP Tunas harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai dan literasi digital yang berbasis pada keluarga serta pendidikan keagamaan.

Baca Juga :  Dharma Wanita Kota Jayapura Didorong Jadi Pelopor Kerukunan di Tengah Keberagaman

“Kita ingin ruang digital menjadi ruang yang aman, sehat, dan mendidik bagi generasi muda. Karena itu, literasi digital harus diperkuat, tidak hanya pada anak, tetapi juga pada orang tua dan lingkungan terdekatnya,” ujar Menag.

Ia menambahkan, kementeriannya siap menjadi motor penggerak dengan memaksimalkan peran madrasah, pesantren, serta jaringan penyuluh agama untuk membangun kesadaran kolektif tentang tanggung jawab dan etika bermedia digital di tengah masyarakat.

“Kita memiliki lebih dari 13 juta siswa madrasah dan santri. Ini adalah kekuatan besar untuk membangun budaya digital yang beretika, beradab, dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.

Melalui langkah proaktif ini, Kemenag berharap implementasi PP Tunas dapat berjalan optimal dan menjadi tameng yang menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak Indonesia. Sekaligus, memperkuat sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendampingi generasi muda menghadapi tantangan era digitalisasi.(Rilis)

Berita Terkait

Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau
Pemkot Jayapura Data Warga Koya Tengah dari Rumah ke Rumah, Pastikan Program Tepat Sasaran
Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi
Setetes Darah Prajurit untuk Sesama, Yonif TP 810/BEM Hadir dalam Aksi Sosial
Casis Kodaeral X Jayapura Perkuat Stamina Lewat Pembinaan Fisik Terukur
Polemik Wakil Bupati Nduga Bergulir ke PTUN, Majelis Hakim Disebut Siapkan Penundaan Pelantikan
Yonif TP 810/BEM Bekali Siswa SMA Rajawali Hawai Wawasan Kebangsaan dan Disiplin
Yonif TP 810/BEM Perkuat Kedekatan dengan Warga Melalui Sosialisasi di Doyo Lama

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Rekor Pengadaan Beras Nasional Tembus 4,1 Juta Ton, Bulog Papua Terkendala Kemarau

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Pemkot Jayapura Data Warga Koya Tengah dari Rumah ke Rumah, Pastikan Program Tepat Sasaran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemuda Papua di Angkasa Mulai Garap Tomat dan Rica untuk Kemandirian Ekonomi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Setetes Darah Prajurit untuk Sesama, Yonif TP 810/BEM Hadir dalam Aksi Sosial

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Casis Kodaeral X Jayapura Perkuat Stamina Lewat Pembinaan Fisik Terukur

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya