Efisiensi Anggaran Bukan Penghalang, Pembimas Buddha Papua Tekan Disiplin dan Kualitas Layanan

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan – Menyikapi kondisi global yang belum stabil dan berdampak pada kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua diminta untuk tetap bijak, adaptif, dan menjaga profesionalisme.

Hal tersebut ditegaskan oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kanwil Kemenag Papua, Sarono, saat bertindak sebagai pembina apel pagi di halaman kantor, Senin (13/4/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, beserta jajaran pejabat dan seluruh pegawai.

Adaptasi di Tengah Efisiensi Anggaran
Sarono menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran di lingkungan kementerian/lembaga saat ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam merespons ketidakpastian kondisi ekonomi global. Namun, ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya pelayanan kepada umat.

Baca Juga :  Menag: Tunjangan Guru PAI Non ASN Naik Rp500 Ribu

“Sebagai bagian dari pemerintah, kita harus menyesuaikan diri dengan kebijakan yang ada tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Tugas pelayanan keagamaan tetap menjadi prioritas utama kita,” tegas Sarono.

Instruksi Penting: SKP, MyASN, dan Audit BPK
Dalam arahannya, Sarono memberikan instruksi spesifik terkait administrasi kepegawaian yang memiliki tenggat waktu ketat. Seluruh ASN diminta segera melakukan langkah-langkah berikut:

Penyelesaian SKP: Menuntaskan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) triwulan I.

Pemutakhiran MyASN: Melakukan update data keluarga dan dokumen pendukung pada aplikasi MyASN sebelum batas waktu 17 April 2026.

Dokumen Perjalanan Dinas: Segera melengkapi dokumen perjalanan dinas tahun anggaran 2025 guna menindaklanjuti audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tengah berjalan.

“Kami harap seluruh dokumen segera dilengkapi dan diunggah agar tidak menjadi temuan di kemudian hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Aliansi Sentani Bersatu: suara rakyat tentukan lima tahun ke depan

Sorotan Kedisiplinan: 10 Persen Pegawai Belum Hadir
Meski mengapresiasi kerapian atribut seragam yang semakin profesional, Pembimas Buddha ini memberikan catatan kritis terkait tingkat kehadiran pegawai. Ia mengungkapkan masih ada sekitar 10 persen pegawai yang tidak hadir dalam apel pagi.

Menurutnya, apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan cerminan disiplin dan komitmen sebagai pelayan masyarakat. Ia meminta angka ketidakhadiran tersebut menjadi evaluasi bersama agar integritas ASN Kemenag di mata publik tetap terjaga.

Menjaga Citra Profesional
Menutup arahannya, Sarono mengajak seluruh pegawai untuk terus memperkuat kebersamaan dan menjaga kesehatan di tengah beban kerja yang dinamis.

“Penggunaan identitas dan atribut pegawai adalah bagian dari citra profesional kita. Mari berikan kinerja terbaik bagi institusi,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

Jaga Rasa Aman Warga, Prajurit Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
LMA dan Yonif TP 910 Rangkul Pemuda Burmeso, Persatuan dan Budaya Jadi Pesan Utama
Barisan Merah Putih Papua Tengah Gaungkan Nasionalisme, Pemuda Nabire Diajak Jangan Lupakan Sejarah
Gelar Seminar Kebangsaan di Nabire, Barisan Merah Putih Ajak Pemuda Rawat Sejarah Bangsa
Momentum Sumpah Pemuda, Sem Tasti Tekankan Peran Anak Muda Bangun Mamberamo Raya
Jaga Distribusi Tepat Sasaran, BULOG Perketat Pengawasan Beras SPHP
Ringankan Beban Warga, Prajurit Yonif TP 810/Bemare Gelar Aksi Jumat Berkah
Tak Hanya Jaga Keamanan, Yonif TP 810/Bemare Hadirkan Ruang Belajar bagi Anak Papua

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Jaga Rasa Aman Warga, Prajurit Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:45 WIB

LMA dan Yonif TP 910 Rangkul Pemuda Burmeso, Persatuan dan Budaya Jadi Pesan Utama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Barisan Merah Putih Papua Tengah Gaungkan Nasionalisme, Pemuda Nabire Diajak Jangan Lupakan Sejarah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Gelar Seminar Kebangsaan di Nabire, Barisan Merah Putih Ajak Pemuda Rawat Sejarah Bangsa

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Momentum Sumpah Pemuda, Sem Tasti Tekankan Peran Anak Muda Bangun Mamberamo Raya

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya