Perkuat Moderasi Beragama, Institusi Ummul Quro Bogor Teliti Model Pendidikan Tasamuh di Pesantren Jayapura

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Moderasi Beragama, Institusi Ummul Quro Bogor Teliti Model Pendidikan Tasamuh di Pesantren Jayapura
JAYAPURA – Kota Jayapura kembali menjadi barometer riset nasional terkait kerukunan umat beragama. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura, Ani Matdoan, S.Ag., M.M., menyambut kunjungan kehormatan dari tim peneliti Institusi Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor di ruang kerjanya, Kamis 23 april 2026.

Kunjungan yang dipimpin oleh Dr. Syamsul Rizal Mz., S.H.I., M.Pd.I. beserta tim ini bertujuan untuk menjalankan salah satu pilar Tridharma Perguruan Tinggi, yakni penelitian mendalam mengenai pola pendidikan di Tanah Papua.

Mengangkat Kearifan Lokal dalam Pendidikan Kebangsaan
Penelitian yang dilakukan tim IUQI Bogor ini terbilang istimewa karena mengangkat judul: “Model Pendidikan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal; Rancangan dan Implementasi Pendidikan Tasamuh di Pesantren Multikultur di Papua.”

Baca Juga :  Menag Nasaruddin imbuh masyarakat di momen Ramadan tebarkan hal positif

Fokus utama riset ini adalah mengkaji bagaimana nilai-nilai Tasamuh (toleransi) diintegrasikan dengan kearifan lokal Papua dalam kurikulum pendidikan pesantren. Hal ini dinilai krusial untuk menciptakan model pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga inklusif dan moderat.

Empat Pesantren Besar Jadi Sampel Penelitian
Untuk mendapatkan data yang akurat dan komprehensif, tim peneliti telah menetapkan empat pondok pesantren di Kota Jayapura sebagai lokasi sampel, antara lain:

Pondok Pesantren Ya Bunayya, Yoka

Pondok Pesantren DDI, Entrop

Pondok Pesantren DQD, Argapura

Pondok Pesantren Darussalam, Koya Barat

Keempat pesantren ini dipilih karena dinilai merepresentasikan wajah pesantren multikultural yang mampu hidup berdampingan dengan harmonis di tengah keberagaman etnis dan agama di Jayapura.

Baca Juga :  Mahasiswa UM Papua Protes Dana KKN, Kampus Janji Evaluasi

Kemenag Jayapura: Kontribusi Nyata untuk Pendidikan Inklusif
Ani Matdoan dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada Institusi Ummul Quro Al-Islami Bogor yang telah memilih Jayapura sebagai lokus penelitian nasional. Menurutnya, hasil riset ini nantinya akan menjadi referensi penting bagi kebijakan Kemenag di masa depan.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kepercayaan ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan keagamaan yang moderat dan inklusif. Papua adalah laboratorium kerukunan yang nyata, dan pesantren-pesantren kita di sini adalah buktinya,” ujar Ani Matdoan.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara dunia akademis dan instansi pemerintah seperti Kemenag sangat diperlukan untuk memperkuat fondasi kebangsaan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Pemkot Jayapura Dorong OPD Hadirkan Inovasi untuk Percepat Pembangunan Daerah
Kemendagri Berikan Penghargaan kepada Daerah Berprestasi dalam Pengendalian Inflasi dan Kemiskinan
Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah
Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP
Beras SPHP Dijual hingga Rp20 Ribu per Kg, Empat Pejabat Bulog Wamena Tersangka Korupsi
SPMB SMA Negeri 2 Jayapura Diserbu Pendaftar, Kuota Tersedia 432 Siswa
Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis
Profesi Humas Kian Menjanjikan, UM Papua Hadirkan Seminar Karier bagi Generasi Muda

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pemkot Jayapura Dorong OPD Hadirkan Inovasi untuk Percepat Pembangunan Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:38 WIB

Kemendagri Berikan Penghargaan kepada Daerah Berprestasi dalam Pengendalian Inflasi dan Kemiskinan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:17 WIB

Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:36 WIB

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:40 WIB

Beras SPHP Dijual hingga Rp20 Ribu per Kg, Empat Pejabat Bulog Wamena Tersangka Korupsi

Berita Terbaru

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Papua, H. Musa Narwawan

Pemerintahan

Kloter UPG-27 Asal Papua Tiba di Makassar Sebanyak 391 Jemaah

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:17 WIB

Nasional

Kejati Papua apresiasi pembangunan rusun oleh Kementerian PKP

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:36 WIB

Jangan Copy Ya