Lewat Nobar dan Baksos, Keondoafian Waena Gaungkan Dukungan untuk Pembangunan Papua

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com– Tokoh adat di Kampung Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, mengajak masyarakat Papua untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan nonton bareng (nobar) dan bakti sosial yang digelar Keondoafian Kampung Waena di kediaman Ondofolo Waena, Kamis (4/6). Kegiatan itu dihadiri tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perempuan, dan anak-anak setempat.

Dalam kesempatan tersebut, peserta menyaksikan tayangan dokumenter yang mengangkat berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang sedang berlangsung di Papua. Kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi antara tokoh adat dan masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan warga dalam mendukung pembangunan daerah.

Ondofolo Kampung Waena, Richard Ohee, mengatakan masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurutnya, sejumlah program pemerintah yang menyasar sektor pangan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi perlu mendapat dukungan bersama karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Kemenag: 17.154 Lulus Seleksi PPPK Kemenag Tahap II

“Pembangunan tidak bisa berjalan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan dukungan masyarakat, termasuk masyarakat adat, agar berbagai program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.

Richard menilai program pengembangan sektor pertanian yang sedang didorong pemerintah di Papua Selatan, khususnya Merauke, memiliki potensi besar untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

Selain itu, ia juga mengapresiasi program Makan Bergizi Gratis dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua.

Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak-anak merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Papua yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Kita ingin anak-anak Papua tumbuh sehat dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Karena itu program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat perlu kita dukung bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Suku Waena, Korneles Modouw, menegaskan bahwa masyarakat adat pada prinsipnya mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Namun, pelaksanaannya harus tetap memperhatikan hak-hak masyarakat adat serta melibatkan warga lokal dalam setiap proses pembangunan.

Baca Juga :  Gubernur Papua Minta BAZNAS Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Umat

Menurut Korneles, keterlibatan masyarakat lokal akan memperkuat rasa memiliki terhadap program yang dijalankan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Papua memiliki potensi besar yang harus dikelola untuk kesejahteraan masyarakat. Yang penting adalah bagaimana masyarakat adat dilibatkan dan diberikan ruang untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar iklim pembangunan tetap kondusif dan berbagai program pemerintah dapat berjalan optimal.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut ditutup dengan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan Papua yang lebih maju dan sejahtera.

Berita Terkait

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai
MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi
Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah
Kota Jayapura Tak Terbendung, Rebut Mahkota Juara Umum MTQ XXXI Papua
Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis
Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:42 WIB

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:31 WIB

MyPertamina Futsal Competition 2026, Panggung Anak Papua Mengejar Mimpi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:44 WIB

Perang Melawan Korupsi Dana Desa, Kejari Jayawijaya Kejar Aset Terpidana di Lima Daerah

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:21 WIB

Kota Jayapura Rebut Gelar Juara Umum MTQ Papua 2026, Penutupan Diwarnai Seruan Bangun Papua Harmonis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Berita Terbaru

tokoh adat Kabupaten Keerom, Herman Yoku, S.IP.,.

Kriminal

Duka Yahukimo, Tokoh Adat Keerom Serukan Papua Tetap Damai

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Jangan Copy Ya