Kemenag Papua Percepat Pengembangan Madrasah di Merauke, Pembangunan RKB MTsN Resmi Dimulai

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merauke, Papuaterdepan.com– Komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat kualitas pendidikan madrasah di Tanah Papua kembali ditunjukkan melalui dimulainya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Merauke. Proyek tersebut ditandai dengan penyerahan lahan dan pelaksanaan titik nol pembangunan yang dilakukan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Papua, Gatut Aryoko, bersama Kepala Bidang Pendidikan Islam, M. Muzakir Asso, dalam kunjungan kerja ke MTsN Merauke. Hadir pula Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Merauke Herman Wona, Kepala MTsN Merauke Siti Rohmiati, pejabat teknis, kontraktor pelaksana, serta tenaga pendidik madrasah.

Dimulainya pembangunan ini menjadi kabar baik bagi dunia pendidikan Islam di Merauke yang selama ini terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan seiring bertambahnya kebutuhan ruang belajar bagi peserta didik.

Gatut Aryoko mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan merupakan salah satu bentuk investasi pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Menurutnya, pembangunan ruang kelas baru di MTsN Merauke menjadi bagian dari langkah strategis Kementerian Agama untuk memperkuat akses pendidikan keagamaan yang berkualitas hingga ke wilayah timur Indonesia.

Baca Juga :  Kemenag Papua Siap Sukseskan Bulan Wakaf Nasional, Dorong Pengelolaan Wakaf Lebih Produktif

“Madrasah memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik dan kuat dalam nilai-nilai keagamaan. Karena itu, dukungan sarana pendidikan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua, M. Muzakir Asso, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berupa serah terima lahan, tetapi juga pelaksanaan **Mutual Check Nol (MC-0)** sebagai tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dimulai.

Melalui proses tersebut, seluruh komponen pekerjaan akan diverifikasi kembali di lapangan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan teknis dengan kondisi riil lokasi pembangunan.

“MC-0 menjadi fondasi penting dalam pelaksanaan proyek. Tahap ini memastikan seluruh pekerjaan yang akan dilaksanakan memiliki dasar pengukuran yang jelas sehingga pembangunan berjalan sesuai spesifikasi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama sejak awal pelaksanaan proyek agar kualitas bangunan yang dihasilkan sesuai harapan dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Menurut Muzakir, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kontraktor pelaksana, tetapi juga dukungan seluruh pihak, termasuk pihak madrasah dan Kementerian Agama setempat.

Selain membahas pembangunan ruang kelas baru, Kanwil Kemenag Papua juga menyoroti rencana pengembangan pendidikan madrasah yang lebih luas di Kabupaten Merauke.

Baca Juga :  Dari Keerom, Gerakan Sertifikasi Halal Papua Makin Dipercepat

Salah satu agenda yang mulai dipersiapkan adalah pengusulan pendirian Madrasah Aliyah Negeri (MAN) untuk melengkapi jenjang pendidikan madrasah negeri yang sudah ada saat ini.

“Kita ingin pengembangan pendidikan madrasah di Merauke berjalan berkelanjutan. Karena itu, kebutuhan lahan dan dokumen pendukung untuk MAN perlu mulai dipersiapkan sejak sekarang,” ujar Muzakir.

Kepala Kemenag Kabupaten Merauke, Herman Wona, menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut. Ia berharap seluruh proses dapat berjalan lancar dan menjadi momentum peningkatan kualitas pendidikan madrasah di wilayah Papua Selatan.

Menurutnya, dukungan pemerintah melalui pembangunan sarana pendidikan merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kemajuan generasi muda dan penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Hal senada disampaikan Kepala MTsN Merauke, Siti Rohmiati. Ia mengaku bersyukur karena kebutuhan ruang belajar yang selama ini menjadi harapan warga madrasah akhirnya mulai terealisasi.

“Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik,” katanya.

Dengan dimulainya pembangunan RKB tersebut, MTsN Merauke diharapkan memiliki kapasitas layanan yang lebih baik serta mampu menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat yang terus berkembang di wilayah selatan Papua.(Rilis)

Berita Terkait

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi
Merah Putih Menghiasi Mumugu, Satgas Yonif 300 dan Warga Rayakan HUT RI ke-81 dengan Gotong Royong
Lomba 17 Agustus hingga Tarian Adat Warnai Perayaan HUT RI di Aurimi Sarmi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya