Jayapura,Papuaterdepan.com – Peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Jayapura menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta meneguhkan komitmen menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan Santunan Anak Yatim dan Pengajian Akbar BKMT lima distrik se-Kota Jayapura tersebut berlangsung di Masjid Al-Askar, Bucend II Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Acara dihadiri ratusan jamaah majelis taklim, tokoh agama, pengurus BKMT, serta sejumlah unsur pemerintah daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura, Ani Matdoan, dan Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang mendorong penguatan nilai-nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ani Matdoan menyampaikan bahwa bulan Muharram memiliki makna mendalam bagi umat Islam karena mengandung banyak pelajaran tentang keimanan, keteguhan, serta semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Menurutnya, berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam yang dikaitkan dengan 10 Muharram hendaknya menjadi inspirasi bagi umat untuk terus memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan sesama, serta meningkatkan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
“Momentum Muharram bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya di Jayapura, (27/6)
Ia menilai kegiatan santunan anak yatim yang menjadi bagian dari peringatan tersebut merupakan wujud nyata ajaran Islam yang menempatkan kepedulian terhadap sesama sebagai salah satu nilai utama yang harus terus dipelihara.
Karena itu, Ani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan perhatian terhadap anak yatim dan kelompok rentan sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan, bukan hanya dilakukan pada momen-momen tertentu.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Kepedulian yang diberikan hari ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan semangat bagi mereka dalam meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Selain mengangkat nilai kepedulian sosial, Kakan Kemenag Kota Jayapura juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Kota Jayapura yang dihuni masyarakat dengan latar belakang agama, budaya, dan suku yang beragam membutuhkan komitmen bersama untuk terus merawat harmoni sosial.
Ia menegaskan bahwa moderasi beragama harus terus diperkuat sebagai landasan dalam membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, dan terbebas dari sikap ekstrem maupun intoleran.
“Keberagaman adalah kekuatan yang harus dijaga. Mari kita terus menumbuhkan sikap saling menghargai, memperkuat persaudaraan, dan menjaga kedamaian agar Kota Jayapura tetap menjadi rumah bersama yang aman dan harmonis,” tuturnya.
Ani juga mengajak para pengurus majelis taklim untuk terus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan, membangun solidaritas sosial, dan memperkuat semangat kebangsaan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru memberikan apresiasi kepada BKMT Kota Jayapura yang secara konsisten menghadirkan kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, peran majelis taklim sangat penting dalam membangun karakter umat sekaligus memperkuat persatuan di tengah kehidupan masyarakat Kota Jayapura.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan santunan secara simbolis kepada puluhan anak yatim oleh Wakil Wali Kota Jayapura bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan Al-Ustadz Muhammad Hafiz Salim sebagai penceramah.
Melalui peringatan 10 Muharram ini, diharapkan semangat kepedulian, persaudaraan, dan moderasi beragama semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan penuh kebersamaan di Kota Jayapura.(Rilis)









