Jayapura,Papuaterdepan.com– Nilai integritas dan kejujuran kembali menjadi pesan utama dalam Ibadah Oikumene yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua di Aula Sasana Krida Bhakti, Senin (20/7/2026). Melalui perenungan firman Tuhan, aparatur sipil negara (ASN) diajak untuk membangun karakter pelayanan yang tulus serta menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Jalahan Sianturi dari Bidang Urusan Agama Kristen Kanwil Kemenag Papua dengan mengangkat tema *“Allah Mengenal Kita Seutuhnya”* yang diambil dari Mazmur 139 ayat 23-24.
Dalam refleksinya, Jalahan mengingatkan bahwa Tuhan tidak menilai manusia berdasarkan pencitraan, jabatan, ataupun pengakuan dari orang lain. Sebaliknya, Tuhan melihat hati, motivasi, dan ketulusan seseorang dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan media sosial saat ini, banyak orang berlomba menampilkan citra terbaik di hadapan publik. Namun, kehidupan yang sesungguhnya tidak dapat disembunyikan dari Tuhan yang mengetahui setiap pikiran, perkataan, dan tindakan manusia.
“Tuhan mengenal kita lebih dalam daripada kita mengenal diri sendiri. Karena itu, yang perlu dibangun bukan sekadar penampilan luar, tetapi karakter dan integritas yang lahir dari hati yang takut akan Tuhan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kesadaran akan kehadiran Tuhan dalam setiap aspek kehidupan seharusnya menjadi kekuatan bagi setiap ASN untuk bekerja dengan jujur, bertanggung jawab, dan menghindari segala bentuk penyimpangan dalam pelayanan.
Jalahan juga mengajak seluruh peserta ibadah untuk menjadikan evaluasi diri sebagai bagian dari kehidupan iman. Menurutnya, seseorang akan bertumbuh secara rohani ketika berani membuka diri terhadap koreksi firman Tuhan dan terus memperbaiki diri.
“Setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ketika Tuhan menegur melalui firman-Nya, itu adalah bentuk kasih agar kita tetap berjalan di jalan yang benar,” katanya.
Selain menjadi sarana pembinaan spiritual, Ibadah Oikumene juga dimanfaatkan sebagai wadah memperkuat kebersamaan antarpegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Papua.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Urusan Agama Kristen, Tony Sahertian, mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan aktif mendukung berbagai program pembinaan keagamaan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Ia menyampaikan bahwa persiapan pembentukan panitia Perayaan Natal Kanwil Kemenag Provinsi Papua akan segera dilakukan sehingga dibutuhkan partisipasi seluruh pegawai untuk menyukseskan agenda tersebut.
Tony juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan koordinasi melalui berbagai media internal agar kegiatan pembinaan rohani dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh pegawai.
Ibadah Oikumene yang berlangsung penuh khidmat tersebut dihadiri para pejabat administrator, pejabat pengawas, serta ASN dari berbagai bidang di lingkungan Kanwil Kemenag Papua. Kegiatan rutin itu menjadi bagian dari upaya membangun keseimbangan antara profesionalitas kerja dan pembinaan spiritual, sehingga ASN tidak hanya mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas.(Rilis)









