Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com– Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura diingatkan untuk mampu memisahkan persoalan pribadi dari tanggung jawab kedinasan.

Pesan tersebut disampaikan Penyelenggara Buddha Kemenag Kota Jayapura, Lukito Iswibowo, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Kemenag Kota Jayapura, Senin (31/8/2026).

Lukito menilai profesionalisme ASN tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari sikap dalam menjalankan tugas di tengah perbedaan karakter, pandangan, maupun hubungan antarpersonel.

Menurut dia, setiap ASN telah memiliki tugas dan tanggung jawab sesuai jabatan masing-masing sehingga tidak boleh mengabaikan pekerjaan hanya karena persoalan pribadi dengan orang lain.

“Jangan karena kita tidak suka dengan seseorang, kemudian tugas dan tanggung jawab yang diberikan tidak dilaksanakan. Kita harus mampu memisahkan perasaan pribadi dengan kewajiban sebagai ASN,” kata Lukito.

Ia mengatakan setiap pegawai memiliki kedudukan, kewenangan, dan tanggung jawab yang berbeda dalam struktur organisasi. Karena itu, ASN perlu memahami posisi masing-masing ketika berada dalam situasi kedinasan.

Baca Juga :  Kemenag Yokbet ingatkan Penyusunan Laporan Keuangan Haji Fokus pada Transparansi dan Akuntabilitas

Lukito mencontohkan, hubungan antarsesama masyarakat di luar kantor dapat berlangsung secara setara. Namun, dalam lingkungan kedinasan terdapat struktur organisasi yang harus dihormati.

“Kita harus memahami posisi kita. Di luar mungkin kita bisa setara sebagai sesama masyarakat, tetapi ketika berada dalam rapat atau kondisi kedinasan tertentu, kita harus mampu menempatkan diri sesuai dengan posisi dan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tanggung jawab ASN tidak berhenti pada tugas pokok yang tercantum dalam surat keputusan pengangkatan atau jabatan.

Dalam pelaksanaan tugas, kata Lukito, pimpinan dapat memberikan pekerjaan tambahan kepada pegawai, termasuk keterlibatan dalam tim keuangan, perencanaan maupun tim lainnya.

Tugas tambahan tersebut harus dipandang sebagai amanah kedinasan yang wajib diselesaikan dengan baik.

“Terlepas dari ada atau tidak adanya honor tambahan, ketika tugas tersebut sudah diberikan dan dipercayakan oleh pimpinan, maka harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  Ustaz Suratno: ASN Kemenag Harus Jadikan Setiap Pekerjaan Bernilai Amal Saleh

Lukito juga mengajak ASN memanfaatkan penghujung Agustus sebagai momentum evaluasi terhadap pelaksanaan pekerjaan. Menurut dia, pergantian bulan seharusnya menjadi kesempatan untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia menekankan pentingnya kedewasaan dalam bersikap agar persoalan personal tidak memengaruhi kinerja organisasi.

“Sebagai manusia yang memiliki nalar, akal dan budi pekerti, kita harus mampu memosisikan diri dan bersikap sesuai dengan situasi dan waktunya. Kita harus bisa bersikap bijaksana, dewasa dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Apel tersebut diikuti ASN Kemenag Kota Jayapura yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Lukito berharap seluruh pegawai dapat menjaga etika kerja, menghormati struktur organisasi, serta menjalankan setiap tugas yang diberikan secara profesional tanpa dipengaruhi kepentingan maupun persoalan pribadi.

Apel kemudian dilanjutkan dengan doa sebelum para ASN kembali menjalankan tugas dan pelayanan sesuai bidang masing-masing.(Rilis)

Berita Terkait

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop
Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas
BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua
Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal
Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura
Gugatan Pengisian Wakil Bupati Nduga, Kuasa Hukum Maniap Kogoya Pertanyakan Dokumen Pengusulan Calon
Yonif TP 810/BEM Latih Kedisiplinan Pelajar Melalui Program Army Go To School
Yonif TP 810/Bemare Bagikan Obat dan Vitamin Gratis kepada Warga

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Biosolar Subsidi di Entrop

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Yonif TP 810/BEM Sisir Doyo Baru pada Malam Hari, Warga Diajak Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:23 WIB

BMP RI Salurkan 5.000 Paket Sembako, Perkuat Nasionalisme dan Kepedulian Sosial di Papua

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Yonif TP 810/BEM Ajak Warga Sosiri Perkuat Keamanan dan Kembangkan Usaha Lokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Jaringan Amunisi Ilegal di Papua Diusut, Satgas Cartenz tangkap Dua Orang di Jayapura

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya