Sem Kogoya ajak warga bergandengan tangan ciptakan Pilkada Papua Damai

- Redaksi

Rabu, 18 September 2024 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com, Jayapura- Tokoh Masyarakat Lapago Sem Kogoya mengajak semua pihak untuk bergandengan tanggan guna mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan diselenggarakan pada November mendatang.

“Pilkada sukses dan tidaknya semua ada di masyarakat,” katanya di Jayapura.

Menurut Sem, oleh sebab itu mari jaga keamanan dan ketertiban agar terlaksananya Pilkada yang bisa melahirkan pemimpin yang bisa membangun.

“Kedamaian bukan hanya tugas aparat keamanan, akan tetapi keamanan adalah tanggungjawab kita semua sebagai warga negara,” tegasnya.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag: Hidup Damai Berdampingan Sudah Jadi Budaya Orang Papua

Dia menjelaskan disamping mensukseskan dengan menjaga keamanan dan ketertiban, Sem meminta untuk setiap warga menghargai perbedaan.

“Semua memiliki hak dalam menentukan pilihannya, dan kita sebagai warga negara harus menghargai itu, tanpa harus interferensi dan sebagainya,” ucap Sem.

Ditengah banyaknya isu-isu propaganda yang disebarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab di media sosial, Sem berharap masyarakat lebih bijak dalam menanggapinya.

“Jaga muda terprovokasi, bijaklah dalam menanggapi isu yang beredar di media sosial,” jelasnya.

Baca Juga :  Pasca Pilkada, Polisi gencar razia Kamtibmas puluhan sajam dan Ganja di sita di Jayawijaya

Dia meminta aparat keamanan untuk bertindak tegas kepada para oknum atau kelompok tertentu yang ingin menggagalkan pilkada.

“Kami harap oknum-oknum yang mau menggagalkan pilkada diberikan efek jerah, karena apa yang sering disebutkan dengan mengatasnamakan orang Papua tidak benar. Orang Papua ingin perubahan,” tegasnya.

Sem menegaskan, stigma Papua
rawan disetiap Pilkada harus dihilangkan, mengingat Papua adalah tanah Damai.

“Mari kita gaungkan Papua cinta damai, karena kekerasan buka suatu solusi untuk merubah keadaan,” tegasnya.**(Redaksi Papuaterdepan)

Berita Terkait

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi
Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap
Dari Skouw, Mama Papua Bergerak untuk Masa Depan Anak yang Lebih Sehat
Terendam Banjir 1,3 Meter Selama Enam Bulan, MI Ma’arif Mappi Butuh Gedung Baru
Imigrasi Jayapura Deportasi Pasutri Tiongkok, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal dan Berburu Satwa Dilindungi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban

Minggu, 23 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Semangat Merah Putih Satukan Karyawan dan Siswa PKL Indografika-Bagaya di Pantai Hamadi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Jelang Maulid Nabi, Kemenag Papua Gerakkan Selawat Kebangsaan dan Khataman Dalail Khairat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wabup Nduga ke PTUN, Tim Hukum Klaim Bukti Lengkap

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya