ASN Muslim Kanwil Kemenag Papua Dalami Amalan Sya’ban dan Persiapan Spiritual Sambut Ramadan

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com– Aparatur Sipil Negara (ASN) muslim Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua menggelar kajian rutin keagamaan tentang keutamaan dan amalan bulan Sya’ban sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan berlangsung di Musala Al-Ikhlas, Jayapura, Senin (26/1/2026), dan diikuti pejabat administrator serta jajaran pegawai muslim.

Kajian menghadirkan penceramah Ustaz Imam Rochimi, pegawai pada Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan bahwa Sya’ban merupakan bulan persiapan spiritual sebelum memasuki Ramadan.

Ia menjelaskan, dalam tradisi keilmuan Islam disebutkan bahwa Rajab menjadi momentum membersihkan raga, Sya’ban membersihkan hati, dan Ramadan menyucikan jiwa. Dengan demikian, pengampunan di bulan Ramadan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui proses pembinaan rohani yang berkesinambungan.

Baca Juga :  Satgas JPH Papua perketat Produk Nonhalal di 5 Retail Jayapura

Ustaz Imam juga mengulas keutamaan malam Nisfu Sya’ban sebagai waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan doa. Menurutnya, meskipun terdapat perbedaan pandangan ulama mengenai kualitas sebagian hadis terkait Nisfu Sya’ban, anjuran memperbanyak ibadah tetap memiliki dasar kuat dalam dalil umum Al-Qur’an dan Sunnah.

Pada malam tersebut, umat Islam dianjurkan meningkatkan amalan seperti shalat sunnah, istighfar, shalat taubat, shalat hajat, shalat tasbih, serta membaca Al-Qur’an, termasuk Surah Yasin tiga kali dengan niat memohon keberkahan umur, rezeki yang halal, dan husnul khatimah.

Baca Juga :  Kemenag Papua Siap Cetak Prototipe 'Kota Wakaf' demi Dongkrak Ekonomi Umat

Selain menghidupkan malam dengan qiyamul lail, ia juga menganjurkan berpuasa pada siang hari sebagai bentuk peningkatan kualitas ibadah. Bagi yang masih memiliki kewajiban puasa Ramadan sebelumnya, puasa tersebut dapat diniatkan sebagai qadha.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan pentingnya menyambut Ramadan dengan memperbaiki akhlak dan hubungan sosial. Sifat iri dan dengki, kedurhakaan kepada orang tua, serta terputusnya silaturahmi dinilai dapat menghambat turunnya ampunan Allah Swt.

Melalui kajian ini, Kanwil Kemenag Papua berharap para ASN semakin meningkatkan pemahaman keagamaan dan kesiapan spiritual dalam menyambut Ramadan, sehingga ibadah yang dijalani lebih optimal dan bermakna.(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087
Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya