Papuaterdepan.com, Jayapura, – Kajian rutin ASN muslim di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua kembali digelar di Musala Al-Ikhlas, Senin (25/8/2025). Materi pengajian kali ini menyoroti pentingnya mengamalkan syukur dalam kehidupan sehari-hari.
Ustad Imam Rochimi, yang membawakan tausyiah, menegaskan bahwa syukur bukan hanya ungkapan lisan. Lebih dari itu, syukur harus hadir dalam perilaku nyata seperti berbagi, peduli pada sesama, dan menjaga amanah yang dititipkan Allah.
“Kalimat syukur mudah diucapkan, tetapi sulit diamalkan. Banyak yang diberi nikmat, namun lalai untuk bersyukur,” ujarnya.
Mengutip Surah Ibrahim ayat 7, Ustad Imam mengingatkan bahwa nikmat Allah akan bertambah bagi orang yang bersyukur, sebaliknya bagi yang ingkar akan berhadapan dengan azab yang pedih.
Ia juga menegaskan, bentuk syukur yang sejati dimulai dari berterima kasih kepada orang tua, guru, dan siapa pun yang memberikan kemudahan dalam hidup.
“Barang siapa tidak bersyukur kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah,” katanya, merujuk hadis Nabi Muhammad SAW.
Menutup kajian, Ustad Imam membawakan kisah Tsa’labah, sahabat Nabi yang kehilangan keberkahan setelah lalai menunaikan zakat meski hartanya berlimpah. Kisah itu, katanya, menjadi peringatan agar umat tidak terjebak dalam kesombongan dan lupa bersyukur saat hidup diberi kelapangan.(Rilis)









