Dorong Wakaf Lebih Produktif, BWI Sosialisasikan Investasi Reksa Dana Syariah

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com – Bidang Zakat dan Wakaf (Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua mengikuti Rapat Optimalisasi Pengelolaan Wakaf melalui Investasi Reksa Dana Syariah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat melalui webinar pembinaan nazir dan investasi pasar modal secara daring pada Senin (22/9/2025).

Ketua Divisi Pembinaan dan Pengawasan Nazir BWI, Dede Haris Sumarno, membuka webinar dengan menyoroti potensi besar wakaf nasional yang belum terealisasi secara optimal.

“Menurut Presiden, potensi wakaf nasional mencapai Rp181 triliun per tahun. Namun, pada laporan terakhir, baru tercatat Rp3,5 triliun. Angka ini masih jauh dari potensi yang ada,” ungkap Dede.

Baca Juga :  ASN Kemenag Papua Diminta Netral dan Tertib Data Pasca PSU

Dede mendorong para nazir (pengelola wakaf) untuk memanfaatkan instrumen keuangan syariah, termasuk reksa dana syariah, agar aset wakaf dapat dikelola secara lebih produktif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Head of Retail Mutual Fund, Strategy and Partnership PT Trimegah Sekuritas Tbk Indonesia, Hasbie Sukaton, yang hadir sebagai narasumber, menjelaskan bahwa instrumen reksa dana syariah yang digunakan BWI telah memenuhi ketentuan syariah.

Baca Juga :  BWI Papua Kukuhkan Pengurus BWI Nabire, Dorong Wakaf Produktif

“Ada mekanisme cleansing yang membedakan dengan reksa dana konvensional. Jika dalam pengelolaan muncul unsur non-syariah, maka harus dibersihkan. Selain itu, reksa dana syariah memiliki Dewan Pengawas Syariah yang memantau secara berkelanjutan,” ujar Hasbie.

Hasbi juga memastikan bahwa pengelolaan dana wakaf dilakukan sesuai regulasi dan standar Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Dana wakaf disalurkan untuk mendukung pendanaan sosial yang berkualitas,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua
Keluarga Dinard Kelnea Serukan Pengawalan Sidang Gugatan Wakil Bupati Nduga
Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga Digugat, PTUN Jayapura Jadwalkan Sidang Perdana 5 Agustus
Dewan Adat Desak Bucktar Tabuni Tinggalkan Lahan dan Seret Lot Pepuho ke Meja Adat

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:51 WIB

BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya