Gubernur Papua Minta BAZNAS Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan Umat

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com – Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mengajak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan berbagai pemangku kepentingan guna mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua.

Ajakan tersebut disampaikan saat melantik dan mengambil sumpah pimpinan BAZNAS Provinsi Papua periode 2026–2031 di Kantor Gubernur Papua, Jayapura.

Dalam sambutannya, Mathius menegaskan bahwa pelantikan pimpinan baru BAZNAS bukan sekadar agenda seremonial pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Papua saat ini tengah mendorong terwujudnya visi Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera, Harmoni) yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia, pengurangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi rakyat, serta pemerataan kesejahteraan.

“BAZNAS memiliki posisi penting dalam mendukung agenda pembangunan tersebut. Kehadirannya bukan hanya sebagai lembaga penghimpun zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mathius.

Ia menilai potensi zakat di Papua masih sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, ia mengajak aparatur sipil negara (ASN), pelaku usaha, BUMN, BUMD, perbankan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum untuk meningkatkan partisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

Baca Juga :  Kemenag Cairkan Insentif Guru Madrasah Non ASN Akhir Juni 2026, Setiap Guru Terima Rp1,5 Juta

Mathius juga mendorong penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai instansi serta pemanfaatan teknologi digital guna mempermudah layanan dan penghimpunan zakat.

Menurutnya, berbagai program seperti kampung zakat, bantuan pendidikan, layanan kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi keluarga, hingga program kemanusiaan harus terus diperluas agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kolaborasi yang kuat akan menjadi kekuatan besar dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua,” ujarnya.

Gubernur juga berpesan kepada jajaran pimpinan BAZNAS yang baru agar menjaga amanah dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.

Selain itu, ia meminta BAZNAS memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga amil zakat, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai organisasi sosial untuk memperluas dampak program pemberdayaan.

Baca Juga :  Audiensi PPPK Paruh Waktu, Kemenag Kota Jayapura Pastikan Pemenuhan Hak Pegawai

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Papua periode 2026–2031, Achmad Jaenuri, menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan dengan fokus pada penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan manfaat zakat bagi masyarakat.

Ia mengatakan kepemimpinannya akan berpegang pada tiga prinsip utama, yakni kepatuhan terhadap syariah, regulasi, dan komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami ingin memastikan BAZNAS Papua terus berkembang menjadi lembaga yang profesional, terpercaya, dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat,” katanya.

Jaenuri menambahkan pihaknya akan melakukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, meningkatkan kinerja BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai mitra strategis.

Menurut dia, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar pengelolaan zakat di Papua dapat semakin optimal dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Klemens Taran, jajaran pejabat Kanwil Kemenag Papua, unsur pemerintah daerah, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.(Rilis)

Berita Terkait

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda
BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:02 WIB

Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:54 WIB

MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya