Jayapura,Papuaterdepan.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jayapura mulai menyusun strategi pelaksanaan Hari Santri 2026. Persiapan dilakukan melalui rapat pra Hari Santri yang membahas agenda, teknis hingga pembagian peran pihak-pihak yang akan terlibat.
Rapat berlangsung di Aula Kemenag Kota Jayapura, Rabu (26/8/2026), dipimpin Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis), Siti Maimuna.
Pertemuan tersebut menjadi titik awal untuk memastikan peringatan Hari Santri tahun ini memiliki konsep yang jelas dan dapat dilaksanakan secara terkoordinasi.
Sejumlah aspek dibahas, mulai dari susunan rangkaian kegiatan, mekanisme pelaksanaan, kebutuhan teknis, hingga pembagian tugas. Masing-masing unsur yang terlibat didorong untuk memahami perannya sejak tahap persiapan agar tidak terjadi tumpang tindih ketika kegiatan berlangsung.
Siti Maimuna mengatakan, keberhasilan sebuah kegiatan sangat ditentukan oleh kesiapan sebelum pelaksanaan. Karena itu, koordinasi perlu dibangun sejak awal dengan menyatukan pemahaman seluruh pihak yang terlibat.
“Yang kita lakukan sekarang adalah memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai apa yang akan dilaksanakan, siapa yang bertanggung jawab, dan bagaimana teknisnya di lapangan,” ujarnya.
Menurutnya, Hari Santri memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar peringatan tahunan. Momentum tersebut dapat menjadi ruang untuk menunjukkan kontribusi santri dalam kehidupan masyarakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kebangsaan.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak yang masuk dalam rangkaian persiapan untuk tidak melihat kegiatan tersebut hanya sebagai agenda seremonial.
“Kita ingin peringatan Hari Santri memberikan pesan yang kuat dan memiliki manfaat. Karena itu, persiapannya harus dilakukan secara serius,” katanya.
Siti Maimuna juga mengingatkan pentingnya komunikasi antarpihak selama proses persiapan. Setiap perkembangan maupun kebutuhan kegiatan perlu dikoordinasikan sehingga berbagai kendala dapat diantisipasi sebelum hari pelaksanaan.
Hasil rapat selanjutnya akan menjadi dasar untuk pemantapan persiapan dan penyusunan tahapan kegiatan berikutnya.
Kemenag Kota Jayapura berharap koordinasi sejak tahap awal tersebut dapat menghasilkan pelaksanaan Hari Santri 2026 yang tertib, efektif, serta mampu menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat peran santri di tengah masyarakat.(Rilis)









