JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Suasana khidmat menyelimuti Musala Al-Ikhlas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua, Senin (24/11/2025).
Dalam kajian rutin pegawai muslim pekan ini, kegiatan difokuskan pada doa bersama dan tahlil untuk mendoakan para orang tua dan pendahulu yang telah berpulang ke Rahmatullah.
Secara khusus, doa dipanjatkan untuk almarhumah Sedia Tawurutubun, ibunda dari Ike Maimunah Renyaan (ASN Bidang Pendidikan Islam), yang baru saja wafat.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan tahlil yang dipimpin oleh Ustaz Imam Rochimi. Seluruh pejabat administrator dan pegawai yang hadir tampak larut dalam kekhusyukan, memohonkan ampunan dan tempat terbaik bagi almarhumah.
Pengingat Ujian Hidup
Dalam tausiyah singkatnya, Ustaz Imam Rochimi mengingatkan para jemaah tentang hakikat kematian. Ia menekankan bahwa kepergian seseorang adalah tanda selesainya ujian kehidupan yang diberikan Sang Pencipta.
“Setiap ruh akan kembali kepada Sang Pencipta pada waktu yang telah ditetapkan. Mereka yang dipanggil adalah hamba-hamba yang telah disempurnakan ujiannya oleh Allah,” pesan Ustaz Imam.
Lebih dari sekadar ritual keagamaan, kegiatan ini menjadi wujud solidaritas dan empati di antara sesama aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Papua.
Kajian rutin ini diharapkan tidak hanya memperkuat akidah dan spiritualitas pegawai, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan korps Kemenag, khususnya dalam memberikan dukungan moral bagi rekan yang sedang berduka.








