Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Papuaterdepan.com – Kementerian Agama terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diperkirakan akan dihadiri sekitar 100 ribu peserta dari berbagai daerah.

Sejumlah aspek teknis menjadi perhatian utama panitia, mulai dari pengaturan arus kedatangan peserta, sistem keamanan, layanan kesehatan, hingga penyediaan sarana pendukung agar kegiatan berlangsung tertib dan khidmat.

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M. Hanafi, mengatakan koordinasi intensif terus dilakukan bersama berbagai instansi untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut melibatkan banyak pihak, termasuk unsur pemerintah pusat, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan panitia pelaksana di lapangan.

Baca Juga :  Podius Alom ajak warga ubah stigma Pilkada Papua rawan konflik

“Kami ingin memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan aman. Karena itu, berbagai skenario pengaturan peserta dan pelayanan publik telah dipersiapkan secara matang,” kata Muchlis, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan panitia telah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung, seperti pusat informasi, pos kesehatan, pos keamanan, sistem tata suara, serta pengaturan mobilisasi peserta yang datang dari berbagai wilayah.

Selain itu, peserta juga diimbau mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia, termasuk mengikuti jalur masuk yang telah disediakan dan mematuhi arahan petugas selama berada di kawasan acara.

Muchlis menilai Zikir dan Doa Kebangsaan bukan hanya agenda seremonial menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa melalui pendekatan spiritual.

“Bangsa Indonesia dibangun atas semangat kebersamaan. Melalui doa bersama, kita ingin menumbuhkan rasa syukur atas perjalanan bangsa sekaligus memohon kebaikan bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringati HAB Ke-80 Kemenag, Gubernur Mathius Fakhiri Tegaskan Komitmen "Papua Tanah Damai"

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi ruang perjumpaan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan dan cinta tanah air. Karena itu, seluruh peserta diharapkan menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama acara berlangsung.

Menurut Muchlis, keberhasilan kegiatan tidak hanya bergantung pada kesiapan panitia, tetapi juga kesadaran peserta dalam mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Dengan dukungan seluruh pihak, Zikir dan Doa Kebangsaan diharapkan berlangsung lancar dan menjadi pembuka yang bermakna bagi rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

“Doa adalah ikhtiar batin yang melengkapi kerja dan pengabdian kita kepada bangsa. Melalui momentum ini, kita berharap Indonesia semakin kuat dalam persatuan, semakin maju dalam pembangunan, dan semakin sejahtera bagi seluruh rakyat,” pungkasnya.(Rilis)

Berita Terkait

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua
Keluarga Dinard Kelnea Serukan Pengawalan Sidang Gugatan Wakil Bupati Nduga
Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga Digugat, PTUN Jayapura Jadwalkan Sidang Perdana 5 Agustus
Dewan Adat Desak Bucktar Tabuni Tinggalkan Lahan dan Seret Lot Pepuho ke Meja Adat
Gugatan Maniap Kogoya Mengemuka, Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga Diminta Ditunda

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:35 WIB

Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:51 WIB

BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya