MAPPI,Papuaterdepan.com– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan bahwa revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA) Distrik Obaa, Kabupaten Mappi, harus mengedepankan kualitas bangunan agar dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Pesan tersebut disampaikan Klemens saat meninjau progres revitalisasi KUA Obaa dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Mappi, Rabu (19/8/2026). Dalam peninjauan itu, ia didampingi Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua, Muslimin Yelipele, Kepala Bidang Pendidikan Islam M. Muzakir Asso, Kepala Kankemenag Kabupaten Mappi Kosmas Jadi, serta jajaran pegawai Kemenag setempat.
Menurut Klemens, penyelesaian proyek sesuai jadwal dalam Surat Perjanjian Kerja (SPK) memang penting, namun kualitas pekerjaan tidak boleh dikorbankan demi mengejar target waktu.
“Yang paling penting adalah kualitas pekerjaan. Jangan sampai kita mengejar penyelesaian sesuai target, tetapi beberapa bulan kemudian bangunannya mengalami kerusakan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi progres revitalisasi yang dinilai berjalan sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan. Karena itu, Klemens meminta seluruh jajaran Kemenag di Kabupaten Mappi terus melakukan pengawasan hingga proyek selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan KUA yang representatif akan mendukung pelayanan keagamaan yang lebih baik, khususnya bagi umat Islam di Distrik Obaa dan wilayah sekitarnya.
“Kita berharap pekerjaan ini terus dijaga dan diawasi sehingga selesai tepat waktu dan dapat dipergunakan untuk kemaslahatan umat, khususnya umat Muslim di Kabupaten Mappi,” katanya.
Selain menyoroti pembangunan fisik, Klemens juga meminta Bidang Bimas Islam memberikan perhatian terhadap kondisi kepala KUA dan seluruh pegawai yang bertugas di daerah. Ia menilai aspek keamanan, kenyamanan kerja, serta perlindungan terhadap Barang Milik Negara (BMN) perlu menjadi perhatian bersama agar pelayanan publik berjalan maksimal.
Sementara itu, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Papua, **Muslimin Yelipele**, menegaskan revitalisasi KUA menjadi salah satu prioritas pihaknya, terutama bagi KUA yang berada di wilayah terpencil dan jauh dari pusat kota.
Menurutnya, pemerataan kualitas layanan keagamaan harus dimulai dari daerah pinggiran agar masyarakat memperoleh akses pelayanan yang sama.
“Saya berkomitmen untuk mendahulukan peningkatan pelayanan KUA yang berada di daerah pinggiran. Dengan begitu, standar pelayanan KUA di wilayah-wilayah tersebut dapat terpenuhi,” ujarnya.
Muslimin menambahkan, fasilitas yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pelayanan publik yang prima. Karena itu, program revitalisasi KUA akan terus didorong agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih nyaman dan berkualitas.
Ia juga memastikan perhatian terhadap KUA di wilayah pinggiran tidak hanya dilakukan di Kabupaten Mappi, tetapi akan diperluas ke kabupaten lainnya di Papua. Setelah itu, pembenahan KUA di kawasan perkotaan akan menjadi fokus program pada tahun-tahun berikutnya.
Melalui revitalisasi tersebut, Kanwil Kemenag Papua berharap KUA Obaa dapat menjadi pusat layanan keagamaan yang representatif, nyaman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih optimal.(Rilis)









