Kakanwil Kemenag Papua Perkuat Sinergi dengan RRI Jayapura untuk Siaran Keagamaan

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura, Papuaterdepan.com— Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Jayapura dalam penyebarluasan informasi keagamaan kepada masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan Kepala LPP RRI Jayapura Jony Iskandar Baso bersama jajaran di ruang kerja Kakanwil, Senin (19/1/2026). Pada hari yang sama, kedua pimpinan juga terlibat dialog dalam program podcast Matoa (Umat dan Aparat Mengobrolkan Soal Agama) yang digelar di Ruang Podcast Klemens Taran, Kanwil Kemenag Papua.

Turut hadir Plt Kepala Bagian Tata Usaha Dwiharjanto serta jajaran pejabat administrator Kanwil Kemenag Papua.

Jony mengatakan, secara kelembagaan RRI memiliki mandat memberikan layanan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan Kementerian Agama dinilai relevan untuk memperluas jangkauan siaran keagamaan.

“RRI siap mendukung Kementerian Agama dalam penyebaran informasi keagamaan melalui berbagai program, termasuk mimbar agama dan siaran keagamaan lintas iman, agar pesan-pesan keagamaan dapat diterima secara luas oleh umat,” ujarnya.

Baca Juga :  Serahkan SK kenaikan pangkat, Kemenag Jayapura dorong peningkatan pelayanan

Ia menambahkan, selain siaran radio terestrial, RRI juga mengembangkan konvergensi media melalui platform digital seperti YouTube, Facebook, dan media sosial lainnya. Dengan demikian, konten keagamaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk generasi muda.

Sementara itu, Klemens Taran menyambut baik komitmen kerja sama tersebut. Menurut dia, relasi Kementerian Agama dan RRI telah terjalin sejak lama, namun perlu diperkuat melalui langkah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada mimbar agama, tetapi juga berbagai kegiatan dan event keagamaan yang bersentuhan langsung dengan umat. Ke depan, kami mendorong agar diformalkan sehingga menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Klemens juga menilai RRI memiliki keunggulan dalam menjangkau wilayah pedalaman dan daerah terpencil di Papua. Berdasarkan pengalamannya bertugas di daerah pedalaman, siaran RRI kerap menjadi sumber informasi utama masyarakat yang sulit mengakses televisi maupun media digital.

Baca Juga :  Menag minta program keagamaan beri dampak nyata bagi masyarakat

“RRI menjadi solusi dalam penyampaian informasi keagamaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ini sangat penting bagi Papua dengan kondisi geografis yang beragam,” ujarnya.

Dalam dialog yang dipandu Pranata Humas Dewi Anggraeni itu, kedua pimpinan turut membahas tantangan penyajian siaran keagamaan di era digital. Klemens menekankan pentingnya seleksi narasumber serta penguatan narasi yang menyejukkan dan moderat agar tidak menimbulkan polemik.

“Konten keagamaan harus disampaikan oleh figur yang tepat, dengan narasi yang benar dan menyejukkan, sehingga mampu membangun kehidupan beragama yang rukun dan damai,” ucapnya.

Menutup pertemuan, Jony menegaskan kesiapan RRI untuk terus berkolaborasi. “Kami siap memberikan yang terbaik bagi umat beragama. Tidak ada yang mustahil jika kita mau dan berkomitmen,” katanya.

Klemens berharap sinergi antara Kementerian Agama dan RRI dapat memperkuat kerukunan umat beragama di Tanah Papua, tidak hanya sebagai slogan, tetapi menjadi budaya yang terus digaungkan melalui media.(Rilis)

Berita Terkait

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087
Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua
Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejati Papua Sabet Juara Nasional Bidang Intelijen, Raih Skor 1.087

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Kajati Papua Rotasi Aspidsus hingga Kajari, Fokus Perkuat Penegakan Hukum di Papua

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya