Kemenag Akhiri Tugas Penyelenggaraan Haji dengan Capaian Indeks Kepuasan Tertinggi Sepanjang Sejarah

- Redaksi

Rabu, 10 September 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Papuaterdepan.com — Kementerian Agama (Kemenag) menutup tugas penyelenggaraan ibadah haji dengan torehan positif. Survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai 88,46, masuk dalam kategori sangat memuaskan.

Angka tersebut meningkat dibanding capaian tahun sebelumnya yang sebesar 88,20. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut hasil itu sebagai bentuk pengakuan jemaah terhadap kerja keras seluruh petugas yang bertugas melayani haji.

“Indeks ini bukan sekadar angka. Di balik setiap poin ada senyum, ada haru, dan ada pengakuan atas kerja keras kita semua,” kata Nasaruddin di Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Ia menambahkan, capaian itu menunjukkan bahwa visi Kemenag untuk menghadirkan layanan yang membuat jemaah tersenyum sejak keberangkatan hingga kepulangan telah tercapai.

Akhiri Babak Sejarah Penyelenggaraan Haji

Rilis IKJHI tahun ini menjadi penanda bersejarah karena merupakan survei terakhir bagi Kemenag dalam kapasitasnya sebagai penyelenggara haji. Setelah 14 kali survei dilakukan sejak 2010, kewenangan penyelenggaraan haji akan dialihkan kepada Kementerian Haji dan Umrah.

“Kemenag mengakhiri tugas penyelenggaraan haji dengan indeks sangat memuaskan dari jemaah. Angka 88,46 menjadi warisan terbaik bagi penyelenggaraan haji Indonesia di masa mendatang,” ujar Nasaruddin.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua: Zona Integritas adalah tanggung jawab kolektif ASN

Survei BPS tahun ini melibatkan 14.400 responden dari dua gelombang keberangkatan jemaah. Penilaian mencakup 10 aspek layanan, antara lain transportasi, akomodasi, konsumsi, petugas haji, dan layanan ibadah. Dari seluruh aspek tersebut, tujuh mengalami peningkatan, termasuk layanan ibadah yang mencapai skor tertinggi, 89,45 poin.

“Ini patut disyukuri, karena haji pada dasarnya adalah perjalanan ibadah. Layanan yang meningkat di bidang ini menunjukkan dedikasi para petugas di lapangan,” ujarnya.

Hadapi Tantangan Sistem Baru

Tahun 2025 menjadi tahun pertama penerapan sistem multi syarikah, di mana penyedia layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi ditangani oleh beberapa perusahaan mitra. Sistem baru ini, kata Nasaruddin, sempat menghadirkan sejumlah tantangan, terutama dalam penempatan hotel dan layanan di kawasan Arafah, Muzdalifah, serta Mina (Armuzna).

Meski demikian, hasil survei BPS menunjukkan bahwa layanan akomodasi hotel tetap berada pada kategori sangat memuaskan, sedangkan konsumsi dan transportasi di Armuzna dinilai memuaskan.

“Berbagai tantangan di lapangan bisa diatasi dengan baik berkat kerja keras dan kesiapan para petugas,” kata Nasaruddin.

Baca Juga :  Satrol X Jayapura tangkap 5 terduga pelaku bawa 825 BBM ilegal ke PNG

Apresiasi untuk Seluruh Pihak

Menag menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas dukungan dalam pelaksanaan haji 2025. Ia juga berterima kasih kepada kementerian dan lembaga terkait, Pemerintah Arab Saudi, serta Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta atas sinergi yang baik selama ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada BPS yang selama 14 tahun konsisten melaksanakan survei IKJHI dengan metodologi kredibel.

“Hasil survei BPS selalu menjadi rujukan penting dalam peningkatan kualitas layanan haji,” ujarnya.

Selain itu, Menag memberikan penghormatan kepada seluruh petugas haji Indonesia, baik di tanah air maupun di Arab Saudi, yang telah bekerja tanpa kenal lelah.

“Dedikasi mereka adalah kunci keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini,” tambahnya.

Menag menutup pernyataannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh jemaah haji Indonesia atas kepercayaan dan kesabaran mereka selama pelaksanaan ibadah.

“Dengan penuh kerendahan hati, kita akhiri tugas besar ini dengan capaian yang membanggakan. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutupnya.(Rilis)

Berita Terkait

BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman
Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan
Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah
Tak Hanya Jaga Keamanan, Prajurit Yonif TP 810/BEM Perkuat Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama
Jaga Rasa Aman Warga, Prajurit Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru
LMA dan Yonif TP 910 Rangkul Pemuda Burmeso, Persatuan dan Budaya Jadi Pesan Utama
Barisan Merah Putih Papua Tengah Gaungkan Nasionalisme, Pemuda Nabire Diajak Jangan Lupakan Sejarah
Gelar Seminar Kebangsaan di Nabire, Barisan Merah Putih Ajak Pemuda Rawat Sejarah Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

BNNP Papua Larang Pegawai Nge-vape, Cairan Berpotensi Narkotika Jadi Ancaman

Senin, 2 November 2026 - 10:24 WIB

Tertib KTP di Jayapura, Wali Kota Tegaskan Pelayanan Gratis dan Tanpa Tekanan

Senin, 2 November 2026 - 09:36 WIB

Prajurit Yonif TP 810/BEM Dampingi Anak Kampung Sosiri Belajar, Persit Berbagi Perlengkapan Sekolah

Minggu, 1 November 2026 - 12:36 WIB

Tak Hanya Jaga Keamanan, Prajurit Yonif TP 810/BEM Perkuat Persaudaraan Lewat Ibadah Bersama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Jaga Rasa Aman Warga, Prajurit Yonif TP 810/BEM Sisir Permukiman Doyo Baru

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya