Kemenag Klemens Harap FKUB Papua Tengah menyusun program kerja berbasis kebutuhan masyarakat

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

papuaterdepan.com,Nabire,- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran membuka kegiatan Rapat Kerja Wilayah I (Rakerwil I) FKUB Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 yang diselengarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Auditorium RRI Nabire, Kamis (3/7).

dalam kegiatan tersebut, Klemens Taran menegaskan pentingnya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menjadi pelopor dalam menyusun program kerja berbasis kebutuhan masyarakat daerah

“Papua tidak akan maju jika program pusat terus dipaksakan. FKUB harus menyusun program dari bawah, dari kampung ke kota, berdasarkan kondisi dan aspirasi masyarakat di kabupaten masing-masing,” ujarnya.

Klemens menyoroti masih adanya daerah seperti Intan Jaya yang belum membentuk FKUB karena kondisi sosial yang belum memungkinkan.

Dalam konteks itu, Kakanwil menegaskan pentingnya mendengar suara masyarakat terlebih dahulu, kemudian menyusun rekomendasi bersama.

“Program FKUB harus berangkat dari kebutuhan umat. Setelah dirumuskan, barulah dijadikan rekomendasi kepada pemerintah, DPRP, maupun tokoh agama,” jelasnya.

Kakanwil juga mendorong agar Rakerwil ini menghasilkan solusi konkret untuk membangun ruang toleransi, seperti penyediaan rumah ibadah bersama, pendidikan lintas iman, dan penguatan budaya doa sebagai identitas utama kerja FKUB.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin bertolak ke jeddah Bahas Kampung Haji di Arab Saudi

“Kita ini bukan demonstran. Tugas kita adalah membangun, berdialog, dan mendoakan. Kalau tidak dimulai dari doa, berarti yang duduk di FKUB bukan hamba Tuhan,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Tengah yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Marthen Ukago, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja FKUB Papua Tengah dan menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi untuk terus memberikan ruang dan dukungan terhadap kerja-kerja FKUB.

“Forum ini bukan hanya tempat konsolidasi, tapi ruang untuk membangun kebersamaan dan dialog. Pemprov Papua Tengah akan terus membuka diri dan bekerja sama dengan FKUB dalam menjaga Papua Tengah yang damai dan sejahtera,” ujar Marthen.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memulai doa lintas agama rutin setiap tanggal 1 di Kantor Gubernur Papua Tengah, dan berharap agar daerah-daerah lain dapat mengadopsi hal serupa.

Baca Juga :  ASN Kemenag Harus Jadi Teladan, Kakanwil Papua Ingatkan di Mimika

Ketua FKUB Papua Tengah, Drs. Ignatius Robertus Adii, menyampaikan bahwa Rakerwil menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran FKUB di seluruh kabupaten.

“Kami berharap forum ini melahirkan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal dan mempererat solidaritas antarumat beragama,”katanya

Ketua Panitia, Pdt. Junus Mbaubedari, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta dari tujuh kabupaten di Provinsi Papua Tengah, terdiri dari unsur pengurus FKUB dan perwakilan Badan Kesbangpol.

Ia menegaskan bahwa Rakerwil ini diharapkan melahirkan sinergi lintas kabupaten dalam penguatan kerukunan dan moderasi beragama di Papua Tengah.

Rapat Kerja Wilayah I (Rakerwil I) FKUB Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 mengangkat tema “Peranan FKUB dalam Merawat Kerukunan dan Moderasi Umat Beragama di Provinsi Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera.”

Kegiatan ini menjadi ruang strategis dalam merumuskan arah kerja FKUB ke depan serta memperkuat peran mereka sebagai mitra aktif pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan sosial di Bumi Papua Tengah.**(Rilis)

Berita Terkait

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua
100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI
Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia
Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas
Kemenag Papua Dorong Umat Beragama Jadikan Doa sebagai Energi Persatuan Bangsa
Umat Buddha Papua Gelar Doa Serentak untuk Bangsa, Kemenag Ajak Perkuat Semangat Kebangsaan
BPN Papua dan YAPIS Perkuat Legalitas Aset Pendidikan di Tanah Papua

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:37 WIB

Aksi Besar Pemuda Adat Tabi, Komnas HAM Didesak Tuntaskan Kasus Yahukimo

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, KOGERCEP Siapkan Atlet Muda Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:16 WIB

100 Ribu Warga dan Tokoh Lintas Agama Padati Monas, Doakan Indonesia Jelang HUT ke-81 RI

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:07 WIB

Umat Hindu Papua Diajak Jadikan Doa Kebangsaan sebagai Wujud Bhakti untuk Indonesia

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Kemenag Matangkan Persiapan untuk 100 Ribu Peserta di Monas

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya