Kemenag Papua Dukung Kick Off Nasional Program Kampung Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA 2025

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com— Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua melalui Pembimbing Zakat dan Wakaf (Zawa), Rita Wahyuningsih, SH, MM, bersama tim mengikuti kegiatan Kick Off Nasional Program Kampung Zakat dan Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) Tahun 2025, yang digelar secara daring dari Masjid Jami’ Nurul Huda, Kampung Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Sabtu (11/10/2025).

Program Kampung Zakat dan PEU merupakan langkah strategis Kemenag dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat untuk membangun ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen untuk menjadikan masjid dan KUA sebagai pusat inspirasi dan pemberdayaan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Lembaga Nadzir Wakaf Yayasan As-Salaam Jayapura Mohammad Huri, S.KM., M.Kes., perangkat Kampung Nimbokrang, Person in Charge (PIC) Kampung Zakat Nimbokrang Suparno, para pengurus, serta tokoh agama setempat.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag., menegaskan pentingnya peran masjid dan KUA dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Umat Budha Papua gelar puja bakti peringati tri suci waisak

“Masjid dan KUA harus menjadi sumber inspirasi untuk membangun ekonomi yang adil, berdaya, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan bantuan simbolis berupa dukungan Program Kampung Zakat, bantuan ekonomi produktif, serta bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas sebagai wujud kepedulian terhadap kelompok rentan.

Di sela kegiatan, Rita Wahyuningsih menjelaskan bahwa fokus utama program zakat dan wakaf di Papua mencakup pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan layanan keagamaan yang berdampak, serta pengembangan konsep ekoteologi.

“Melalui Kampung Zakat Nimbokrang, kami berharap dalam tiga tahun ke depan akan terjadi perubahan signifikan menuju masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Mohammad Huri menegaskan komitmen lembaganya untuk bersinergi dengan Kanwil Kemenag Papua dalam memperkuat ekonomi keumatan.

Baca Juga :  Ajukan Anggaran Tambahan Rp 5,8 Triliun, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen

“Kami siap mendukung penuh program Kampung Zakat agar membawa manfaat besar bagi kemajuan umat,” katanya.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Nurul Huda Nimbokrang sekaligus pengurus Kampung Zakat, Eko Agung Subroto, S.Pd.I., M.Pd., menambahkan bahwa program pemberdayaan ekonomi umat di kampung tersebut telah berjalan dua tahun terakhir.

“Kami memberikan bantuan modal berupa ternak kambing dan menyalurkan kebutuhan pokok bagi keluarga prasejahtera,” jelasnya.

Ia juga menyebut adanya program pembangunan rumah bagi penyandang disabilitas sebagai bagian dari penguatan kemandirian sosial masyarakat.

“Dengan ditetapkannya Nimbokrang sebagai Kampung Zakat, semoga layanan kemaslahatan umat semakin kuat dan manfaat zakat semakin luas,” tutupnya.

Peluncuran nasional ini turut dihadiri Bupati Bogor, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat, serta perwakilan dari BAZNAS, Forum Zakat (FOZ), dan berbagai lembaga sosial keagamaan lainnya.

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya