Papuaterdepan.com,Jayapura, – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menekankan pentingnya efisiensi dan akuntabilitas dalam penyusunan pagu anggaran Tahun Anggaran 2026. Hal itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang digelar Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi (PDI) Kanwil Kemenag Papua di Hotel @Home Abepura, 27–28 Agustus 2025.
Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, S.Ag., menegaskan bahwa anggaran bukan sekadar angka dalam dokumen, melainkan instrumen vital untuk menggerakkan pelayanan keagamaan, pendidikan, hingga kerukunan umat. Karena itu, setiap rupiah harus memberi dampak langsung bagi masyarakat.
“Anggaran 2026 tidak boleh hanya rutinitas administratif. Harus presisi, responsif, dan berorientasi hasil. Efisiensi wajib dijalankan sesuai PMK No. 56 Tahun 2025, sehingga belanja yang tidak produktif bisa dialihkan ke program prioritas,” ujar Klemens.
Ia juga mendorong inovasi pemanfaatan teknologi digital untuk memangkas birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Sementara itu, Ketua Tim PDI Kanwil Kemenag Papua, Dwi Harjanto, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan menyelaraskan pagu anggaran dengan prioritas nasional dan kebutuhan umat di Papua. “Ini momentum untuk memastikan alokasi anggaran lebih tepat sasaran dan siap masuk tahap finalisasi pada Oktober mendatang,” ujarnya.
Rakor yang diikuti pejabat administrator Kanwil Kemenag Papua, Tim Umum dan Humas, serta Tim Keuangan dan BMN ini diharapkan menghasilkan strategi anggaran yang solid, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan pembangunan keagamaan di Papua.









