Kemenag Papua Fokus Efisiensi, Rakor Pagu Anggaran 2026 Tekankan Dampak Nyata untuk Umat

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papuaterdepan.com,Jayapura, – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua menekankan pentingnya efisiensi dan akuntabilitas dalam penyusunan pagu anggaran Tahun Anggaran 2026. Hal itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang digelar Subbagian Perencanaan, Data, dan Informasi (PDI) Kanwil Kemenag Papua di Hotel @Home Abepura, 27–28 Agustus 2025.

Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, S.Ag., menegaskan bahwa anggaran bukan sekadar angka dalam dokumen, melainkan instrumen vital untuk menggerakkan pelayanan keagamaan, pendidikan, hingga kerukunan umat. Karena itu, setiap rupiah harus memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  81 Ribu Lembaga Pendidikan Islam Terima BOS dan BOP Rp4 Triliun dari Kemenag

“Anggaran 2026 tidak boleh hanya rutinitas administratif. Harus presisi, responsif, dan berorientasi hasil. Efisiensi wajib dijalankan sesuai PMK No. 56 Tahun 2025, sehingga belanja yang tidak produktif bisa dialihkan ke program prioritas,” ujar Klemens.

Ia juga mendorong inovasi pemanfaatan teknologi digital untuk memangkas birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

Sementara itu, Ketua Tim PDI Kanwil Kemenag Papua, Dwi Harjanto, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan menyelaraskan pagu anggaran dengan prioritas nasional dan kebutuhan umat di Papua. “Ini momentum untuk memastikan alokasi anggaran lebih tepat sasaran dan siap masuk tahap finalisasi pada Oktober mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Papua Ikuti Rapat Koordinasi Penyelesaian Pagu Minus TA 2025

Rakor yang diikuti pejabat administrator Kanwil Kemenag Papua, Tim Umum dan Humas, serta Tim Keuangan dan BMN ini diharapkan menghasilkan strategi anggaran yang solid, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan pembangunan keagamaan di Papua.

Berita Terkait

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah
PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri
Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang
Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden
Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA
Makna Idul Fitri Menurut Menag: Hati yang Terbuka dan Aktif Menebar Manfaat
Rukyat di Ujung Timur Indonesia Belum Deteksi Hilal
Kemenag Cairkan BOS Pesantren Rp 111,9 Miliar Lebih Awal

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:37 WIB

BPMP Papua dorong penerapan Gerakan Indonesia ASRI di seluruh sekolah

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:43 WIB

PP Tunas Resmi Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital Jutaan Siswa dan Santri

Jumat, 27 Maret 2026 - 06:40 WIB

Max Ohee: Waena Bukan Wilayah KNPB, Warga Diminta Tetap Tenang

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:20 WIB

Kanwil Kemenag Papua Bahas Kuesioner Kajian Akademik Bantuan Rumah Ibadah, Dukung Asta Cita Presiden

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:50 WIB

Musim Nikah Usai Lebaran, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Berjalan di Tengah Kebijakan WFA

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya