Kemenag Papua Gandeng Kampus dan Retail Perkuat Ekosistem Produk Halal

- Redaksi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura,Papuaterdepan.com Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua menggandeng perguruan tinggi, pusat perbelanjaan, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem produk halal melalui Sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) 2026 yang digelar di sejumlah lokasi di Kota Jayapura, Sabtu ,(6/6).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Car Free Day, Saga Mal Abepura, dan Megamart Waena itu menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai standar kualitas produk sekaligus perlindungan konsumen.

Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua Marwan Sileuw mengatakan pengembangan ekosistem halal membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga menyangkut kualitas produk dan kepercayaan masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, pendamping halal, dan dunia usaha menjadi faktor penting untuk mempercepat peningkatan jumlah produk bersertifikat halal di Papua.

“Kesadaran mengenai produk halal perlu terus dibangun agar masyarakat memperoleh kepastian terhadap produk yang dikonsumsi, sementara pelaku usaha mendapatkan nilai tambah dalam pengembangan usahanya,” kata Marwan.

Baca Juga :  Daya Tampung 320 Siswa, SMP Negeri 9 Jayapura Pastikan Pendaftaran Gratis

Sementara itu, Kanwil Kemenag Papua menilai keterlibatan pusat perbelanjaan dan retail modern dapat mempercepat implementasi program Jaminan Produk Halal (JPH) karena menjadi salah satu jalur distribusi utama produk UMKM kepada konsumen.

Ketua Tim Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kanwil Kemenag Papua Aminah mengatakan sertifikasi halal saat ini menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan masyarakat dalam memilih produk.

Karena itu, pihaknya mendorong para pelaku usaha untuk segera mengurus sertifikasi halal agar produk yang dipasarkan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar.

Menurut dia, program Wajib Halal Oktober 2026 tidak hanya berfokus pada pemenuhan regulasi, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas dan kredibilitas produk lokal Papua.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari pelaku usaha retail. Manajer Store Saga Abepura Abdul Kadir menyatakan pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan jumlah produk halal yang beredar di masyarakat.

Baca Juga :  OPM tebar Propaganda, Kemenhan Tegaskan Papua Bagian Sah NKRI

Hal senada disampaikan Kepala Toko Megamart Waena Umar yang mengatakan pihaknya terus mendorong pemasok dan pelaku UMKM untuk melengkapi legalitas produk, termasuk sertifikat halal dan izin usaha pangan.

Menurut dia, kelengkapan dokumen tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan produk yang aman dan terpercaya bagi konsumen.

Dalam kegiatan itu, sejumlah pelaku UMKM yang telah memperoleh sertifikat halal turut berbagi pengalaman mengenai manfaat yang diperoleh, mulai dari meningkatnya kepercayaan pelanggan hingga terbukanya peluang pemasaran ke wilayah yang lebih luas.

Melalui sosialisasi tersebut, Kemenag Papua berharap semakin banyak produk lokal yang memenuhi standar halal sehingga mampu bersaing di pasar regional maupun nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.(Rilis)

Berita Terkait

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027
Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik
Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif
Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan
MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda
BMP RI: Kasus Pembakaran Pesawat di Yahukimo Harus Diusut Hingga Tuntas
LPTQ Papua Pastikan Penjurian MTQ Berjalan Profesional dan Akuntabel
MTQ XXXI Papua Diawali Malam Ta’aruf, Sentani Jadi Titik Temu Kafilah Se-Tanah Papua

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

Menteri Haji Evaluasi Penyelenggaraan Haji di Papua, Fokus Perbaikan Layanan Jamaah 2027

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Karya Kaligrafi Terbaik Harus Padukan Kaidah dan Nilai Artistik

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Dewan Hakim Nilai Pembinaan Tahfiz di Papua Tunjukkan Hasil Positif

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:02 WIB

Rakerda LPTQ Papua Sepakati Arah Baru Pembinaan Qurani dan Penguatan Kelembagaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:54 WIB

MTQ Papua Perkuat Peran Syarhil Al-Qur’an sebagai Media Dakwah Generasi Muda

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya