Menag Raih Anugerah Penggerak Nusantara 2025 Bidang Harmoni dan Ekoteologi

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Papuaterdepan.com — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, meraih Anugerah Penggerak Nusantara 2025 pada kategori Harmoni dan Ekoteologi. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Malam Anugerah Penggerak Nusantara 2025 yang digelar oleh iNewsTV di Jakarta, Kamis (20/11/2025).

Penghargaan diterima langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Turut mendampingi, Staf Khusus Menag Bidang Pengembangan SDM dan Media Ismail Cawidu, Staf Khusus Menag Bidang Kerukunan dan Layanan Keagamaan, Pengawasan dan Kerja Sama Luar Negeri Gugun Gumilar, serta Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar.

Dalam sambutannya, Menag menyampaikan apresiasi kepada CEO MNC Corp dan iNewsTV atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, anugerah tersebut mencerminkan perhatian media terhadap program strategis Kementerian Agama.

“Anugerah ini menunjukkan tingginya perhatian iNewsTV terhadap program-program Kementerian Agama, khususnya dalam merawat kerukunan umat dan harmoni dengan alam,” ujar Menag.

Baca Juga :  Pj Gubernur Kalimantan Timur Sambut Kafilah MTQ Nasional XXX

Menag menjelaskan bahwa dalam satu tahun terakhir, Kementerian Agama menggulirkan Trilogi Kerukunan Jilid II. Jika pada jilid pertama fokus pada kerukunan intra umat beragama, antar umat beragama, dan hubungan umat dengan pemerintah, maka pada jilid kedua cakupannya diperluas.

“Trilogi Kerukunan Jilid II mencakup kerukunan antar manusia, harmoni dengan alam, serta hubungan spiritual manusia dengan Tuhan. Ini merupakan ikhtiar Kementerian Agama untuk menyukseskan Asta Cita Presiden, khususnya yang berkaitan dengan toleransi dan harmoni lingkungan,” jelasnya.

Sebagai bagian dari trilogi tersebut, Kemenag juga menguatkan program ekoteologi, yakni pendekatan pelestarian lingkungan yang berangkat dari nilai dan ajaran agama.

“Kami mendorong penguatan ekoteologi yang menitikberatkan pada aksi iklim dan pencegahan kerusakan alam melalui pemahaman keagamaan. Merawat lingkungan adalah bagian dari pengamalan iman,” tambah Menag.

Menag menegaskan bahwa kerukunan merupakan prasyarat utama pembangunan nasional. Di tengah berbagai konflik global, Indonesia dinilai berhasil menjaga kerukunan dalam keberagaman.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenag Papua: Pejabat Fungsional Harus Jadi Penggerak Kinerja dan Inovasi

“Kita patut bersyukur karena keberhasilan merawat kerukunan menjadi capaian tertinggi kinerja satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo, sebagaimana dirilis dalam survei Poltracking Indonesia pada Oktober 2025,” ungkapnya.

Terkait ekoteologi, Menag menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam merupakan ajaran semua agama. Dalam Islam, umat bahkan dianjurkan untuk tetap menanam pohon meskipun hari kiamat telah dekat.

Sebagai bentuk penguatan kebijakan, Kementerian Agama telah menerbitkan buku “Ekoteologi: Mengamalkan Iman, Melestarikan Lingkungan” yang akan menjadi panduan dalam perumusan program, kegiatan, dan strategi pelestarian lingkungan berbasis nilai keagamaan.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh keluarga besar Kementerian Agama. Semoga menjadi motivasi bersama untuk terus merawat kerukunan umat dan menjaga harmoni semesta,” pungkas Menag.(Rilis)

Berita Terkait

Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan
Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian
Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan
Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua
Kasus Dugaan Penyanderaan 9 Perempuan di Jila, Paulinus: Jangan Jadikan Warga Sipil Korban
126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu
Jelang Maulid Nabi, Pegawai Kemenag Papua Diajak Hidupkan Akhlak Rasulullah
Maulid Nabi 1448 H, Menag Nasaruddin Umar Dorong Akhlak Jadi Kekuatan Bangun Peradaban

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kemenag Jayapura Tekankan ASN Tak Campur Urusan Pribadi dengan Tugas Kedinasan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Kemenag Papua Perkuat Deteksi Dini, Kerukunan Umat Beragama Jadi Modal Jaga Kedamaian

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Lulusan IAIN Fattahul Muluk Papua Diminta Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Perubahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Kodam XVII/Cenderawasih Siapkan 2.190Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla di Papua

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:03 WIB

126 PPPK Paruh Waktu Kemenag Papua Masuk Tahap Pengalihan ke Penuh Waktu

Berita Terbaru

Jangan Copy Ya