JAYAPURA, Papuaterdepan.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua semakin serius mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahannya. Upaya ini diwujudkan melalui pelatihan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), yang digelar di Aula Sasana Krida Kanwil Kemenag Papua, Senin (13/10/25).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan arsip dinamis, sejalan dengan visi pemerintah menuju tata kelola berbasis elektronik.
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Abdul Hafid Jusuf, saat membuka kegiatan, menekankan bahwa implementasi Aplikasi SRIKANDI merupakan keniscayaan di era digital.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Sumber daya manusia (SDM) kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi,” ujar Hafid.
Ia menambahkan, ke depan, seluruh aspek layanan di lingkungan Kemenag akan beralih ke sistem digital, meninggalkan layanan manual.
Enam Fungsi Strategis SRIKANDI
Hafid menjelaskan, penerapan Aplikasi SRIKANDI membawa enam fungsi strategis yang diharapkan mampu merevolusi manajemen layanan di Kemenag Papua:
Mempermudah pengelolaan surat menyurat antarinstansi, baik internal maupun eksternal.
Mengelola arsip administrasi pemerintahan, meliputi instansi vertikal dan otonom.
Mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik (e-Government).
Meningkatkan kualitas dan keandalan pelayanan publik.
Memperkuat pemahaman, kapasitas, dan keterampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam layanan pemerintahan digital.
Meningkatkan indeks kearsipan di setiap instansi.
Menurut Hafid, dari sisi manajemen, aplikasi ini sangat membantu dalam aspek efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas.
“Semua jejak digital pelayanan dapat terdeteksi, sehingga proses administrasi menjadi lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Target Penguasaan Versi 3
Pelatihan yang diselenggarakan oleh pranata kearsipan Kanwil Kemenag Papua ini fokus pada penguasaan aplikasi SRIKANDI versi terbaru, yakni versi 3.
“Kita berharap seluruh ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi ini agar manajemen layanan berjalan lebih efektif dan efisien,” kata Hafid.
Ia berharap pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi pegawai, sehingga seluruh SDM di lingkungan Kanwil Kemenag Papua dapat mengelola arsip digital dengan profesional.(Rilis)









