Jayapura,Papuaterdepan.com – Upaya peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Papua terus dilakukan melalui penguatan sarana dan prasarana pendidikan. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Papua resmi memulai pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan dan rehabilitasi madrasah di Kabupaten Keerom dan Merauke yang ditargetkan selesai pada tahun 2026.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja antara Kanwil Kemenag Papua dan pihak penyedia jasa konstruksi sebagai pelaksana pembangunan. Proyek yang dikerjakan meliputi pembangunan lanjutan fasilitas pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Keerom serta pengembangan gedung pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Merauke.
Kepala Kanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, mengatakan pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari kualitas bangunan yang mampu memberikan manfaat bagi madrasah dalam jangka waktu yang panjang.
“Fasilitas pendidikan yang dibangun hari ini akan digunakan oleh generasi berikutnya. Karena itu, kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama seluruh pihak yang terlibat,” kata Klemens.
Ia menegaskan bahwa setiap tahapan pekerjaan harus dilaksanakan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Evaluasi terhadap proyek sebelumnya juga harus menjadi pelajaran agar pelaksanaan pembangunan tahun ini berjalan lebih baik dan terhindar dari kendala yang dapat menghambat penyelesaian pekerjaan.
Selain itu, Kakanwil meminta pengawasan dilakukan secara intensif sejak awal pelaksanaan proyek. Menurutnya, komunikasi yang baik antara kontraktor, konsultan pengawas, dan tim teknis sangat penting untuk memastikan setiap persoalan di lapangan dapat segera ditangani.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Papua, M. Muzakir Asso, menjelaskan bahwa pembangunan dan rehabilitasi madrasah merupakan bagian dari program peningkatan kualitas layanan pendidikan Islam di Papua.
Ia menyebutkan, seluruh pekerjaan akan dipantau secara berkala guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar teknis, tepat waktu, dan menghasilkan bangunan yang benar-benar bermanfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut dimulainya proyek, tim Kanwil Kemenag Papua juga telah melakukan peninjauan lapangan dan menyerahkan lokasi pekerjaan kepada penyedia jasa konstruksi di MAN Keerom sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pembangunan.
Kemenag Papua berharap kehadiran fasilitas baru tersebut dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, memperluas akses pendidikan keagamaan, serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul di Tanah Papua.(Rilis)









